Minggu, 13 September 2026

Materi ajar : Senin, 14 September 2026

  

Identitas


Nama                : Aryanti, S. Pd Mata Pelajaran     Matematika     · PembagianB. Indonesia   · Ide Pokok ParagrafSeni Rupa       · Macam TeksturHari/tagnggal    : Senin, 4 September 2026Fase/kelas           : B / 4 RuqayyahPertemuan          :   

Capaian Pembelajaran (CP)

➗ Matematika

Peserta didik mampu memahami dan melakukan operasi hitung bilangan cacah — termasuk perkalian dan pembagian — hingga ratusan ribu, serta menggunakan sifat-sifat operasi hitung untuk memecahkan masalah sehari-hari dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.

📖 Bahasa Indonesia

Peserta didik mampu membaca dan memahami teks dengan lancar, menemukan informasi eksplisit maupun ide pokok pada suatu paragraf, serta menanggapinya secara lisan atau tulisan untuk berbagai keperluan.

🎨 Seni Rupa

Peserta didik mampu mengamati, mengenal, dan mengklasifikasikan berbagai unsur rupa di lingkungan sekitarnya — termasuk tekstur — sebagai bekal dalam berkarya seni rupa.

🌟
Target Hari Ini

Tujuan Pembelajaran

➗ Matematika

Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.

📖 Bahasa Indonesia

Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan).

🎨 Seni Rupa

Mengenal tekstur beserta teknik dan manfaatnya dalam seni rupa.

🧭
Peta Perjalanan Belajar

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

⏱️ Alokasi Waktu: 6 x 35 Menit
🔢 Rangkaian Kegiatan per Mapel

➗ Matematika

Mengenal pembagian sebagai kebalikan dari perkalian melalui pembagian benda konkret secara merata → berlatih pembagian dengan gambar/susun bilangan → menyelesaikan soal cerita pembagian sederhana secara mandiri.

📖 Bahasa Indonesia

Membaca teks paragraf pendek dengan nyaring/senyap → menandai kalimat utama pada tiap paragraf → menyimpulkan ide pokok keseluruhan teks bersama teman sebangku.

🎨 Seni Rupa

Mengamati dan meraba berbagai benda di sekitar kelas → mengelompokkan benda berdasarkan jenis teksturnya (nyata/semu, kasar/halus) → mempresentasikan hasil pengelompokan secara sederhana.

🧩 Model & Metode Pembelajaran
  • Matematika: Problem Based Learning, dipadukan metode demonstrasi dan latihan berjenjang (drill) berbantuan benda konkret untuk membagi rata.
  • Bahasa Indonesia: Discovery Learning dengan metode membaca terbimbing dan diskusi kelompok kecil.
  • Seni Rupa: Discovery Learning dengan metode observasi dan klasifikasi langsung terhadap benda-benda bertekstur.
🎒 Media & Alat Peraga
  • Kelereng, lidi, atau kancing untuk peraga pembagian benda konkret
  • Kartu bilangan dan papan susun pembagian
  • Teks paragraf cetak/kartu bacaan dan spidol warna untuk menandai kalimat utama
  • Lembar kerja peserta didik (LKPD) ide pokok
  • Berbagai benda bertekstur: kain, ampelas, daun kering, kertas krep, batu, kapas
  • Kartu klasifikasi tekstur, lem, karton, dan proyektor/speaker kelas
🌤️
Pembuka Hati

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Zat yang menciptakan kita, dan Allah juga Maha Malik, Zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan.

وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰى ۖ وَاقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَ
"...Tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa..." (QS. Al-Ma'idah: 2) — "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan..." (QS. Al-'Alaq: 1)
QS. Al-Ma'idah: 2 & QS. Al-'Alaq: 1

Nah anak-anak, sama seperti saat kita membagi sesuatu secara adil kepada teman, Allah juga mengajarkan kita untuk saling membantu. Allah juga memerintahkan kita untuk rajin membaca dan mengamati ciptaan-Nya, termasuk berbagai permukaan benda di sekitar kita. Yuk kita belajar dengan hati yang gembira hari ini!

🔍
Mengingat Kembali

Pendahuluan

Sebelum masuk ke materi baru, yuk jawab dulu 2 pertanyaan tentang pelajaran kemarin!

1. Hasil dari 6 x 7 adalah ...? (materi perkalian pertemuan sebelumnya)
2. Sebutkan satu unsur seni rupa yang sudah kalian pelajari sebelumnya (misalnya garis, bentuk, atau warna)!

Inti Pembelajaran

➗ Matematika – Pembagian



Bu Guru mengajak anak-anak membayangkan: ada 12 permen yang akan dibagikan sama rata kepada 3 orang teman. Berapa permen yang didapat masing-masing anak? Kita hitung 12 dibagi 3 sama dengan 4 permen setiap anak. Sama seperti saat membagi kue ulang tahun secara adil, pembagian membantu kita menghitung dengan cepat dan merata. 

📖 Bahasa Indonesia – Ide Pokok Teks Paragraf

engertian dan Istilah Lain
  • Ide pokok adalah gagasan atau pesan utama yang ingin disampaikan oleh penulis dalam satu paragraf.
  • Nama lain yang sering digunakan meliputi gagasan utama, pikiran utama, gagasan pokok, atau pokok pikiran.
  • Ide pendukung (atau ide penjelas) adalah kalimat tambahan yang berfungsi menjelaskan ide pokok secara lebih rinci. 
Ciri-Ciri Ide Pokok
  • Mengandung inti masalah atau inti pembahasan dari suatu paragraf.
  • Bersifat umum dan tidak berbelit-belit.
  • Hanya ada satu ide pokok dalam setiap satu paragraf.
  • Didukung oleh beberapa kalimat penjelas. 
Cara Menentukan Ide Pokok

  • Membaca seluruh teks atau paragraf dengan cermat.
  • Mencari kalimat utama yang biasanya terletak di awal paragraf (deduktif), akhir paragraf (induktif), atau keduanya.
  • Menyimpulkan isi bacaan jika kalimat utama tidak dinyatakan secara langsung. 

🎨 Seni Rupa – Mengenal Tekstur dan Macam-macamnya


Anak-anak diajak meraba benda di sekitar kelas: sapu tangan yang lembut, batu yang kasar, atau permukaan meja yang licin. Itulah yang disebut tekstur. Bu Guru menjelaskan dua macam tekstur: tekstur nyata (kasar-halusnya terasa langsung saat diraba, seperti kulit jeruk) dan tekstur semu (terlihat kasar di gambar tapi permukaannya tetap rata, seperti foto batu di buku pelajaran).


Uji Kemampuan

Penutup: Asesmen Formatif

➗ Matematika




📖 Bahasa Indonesia

🎨 Seni Rupa
  1. Apa perbedaan tekstur nyata dan tekstur semu?
  2. Sebutkan dua benda di sekitarmu beserta jenis teksturnya (kasar atau halus)!
  3. Mengapa penting mengenal berbagai macam tekstur dalam seni rupa?
💡
Rangkuman Hari Ini

Kesimpulan Pembelajaran

Hari ini anak-anak belajar bahwa pembagian adalah cara membagi sesuatu secara adil dan merata, ide pokok membantu kita memahami inti sebuah bacaan tanpa perlu mengingat semua detailnya, dan tekstur terbagi menjadi tekstur nyata serta tekstur semu yang bisa kita kenali dari benda-benda di sekitar kita. Semua ilmu ini adalah nikmat dari Allah yang harus disyukuri dengan belajar sungguh-sungguh. 🌈

Kamis, 10 September 2026

Materi Ajar : Jumat, 11 September 2026

 

Petualangan Belajar
Hari Ini

Yuk kita jelajahi dunia gaya gesek bersama-sama, seru dan penuh penemuan! 🚀

🧲 🎈 🔬

🪪Identitas 

Nama GuruAryanti, S.Pd
Mata PelajaranIPAS
Hari / TanggalJumat, 11 September 2026
Fase / KelasB / 4 Ruqayyah
Materi🧲 Gaya Gesek
🎯 Capaian & Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati dan mengidentifikasi berbagai jenis gaya (dorongan dan tarikan) yang bekerja pada benda di sekitarnya, termasuk gaya gesek, serta menjelaskan pengaruh gaya tersebut terhadap arah, gerak, dan bentuk benda dalam kehidupan sehari-hari, dan mengaitkannya dengan pemanfaatan teknologi sederhana.

Tujuan Pembelajaran (TP)

IPAS

Peserta didik mampu membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran


Mindful — Mengamati dengan Fokus

Peserta didik mengamati video dan gambar berbagai peristiwa gaya gesek di sekitar rumah dan sekolah, lalu menuliskan hal-hal yang mereka perhatikan.

🤝

Meaningful — Menemukan Makna

Peserta didik berdiskusi kelompok untuk mengelompokkan contoh gaya gesek yang menguntungkan dan merugikan, lalu mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari.

🎉

Joyful — Mencoba dan Bereksperimen

Peserta didik melakukan percobaan sederhana mendorong balok di atas permukaan kasar dan licin, lalu mempresentasikan hasil temuan dengan penuh semangat.

🛠️ Model, Metode & Media

Model & Metode

  • Discovery Learning
  • Pendekatan saintifik
  • Eksperimen sederhana
  • Diskusi kelompok & tanya jawab

Media & Alat Peraga

  • Video pembelajaran
  • Balok kayu & kelereng
  • Kertas ampelas & permukaan kaca
  • LKPD & proyektor
🌤️ Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat ya! 😊 Sudahkah kalian sholat Subuh tadi pagi? Jangan sampai lupa, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim — bentuk rasa syukur kita atas segala kebesaran Allah Swt.

🪄

Maha Mencipta — Allah menciptakan gaya gesek di alam ini dengan begitu teliti, sehingga kaki kita bisa melangkah tanpa tergelincir dan roda kendaraan bisa berhenti saat dibutuhkan.

🛡️

Maha Memelihara — Allah menjaga keseimbangan alam melalui gaya gesek, sehingga benda-benda tidak terus-menerus meluncur tanpa henti dan dunia tetap teratur.

🌾

Maha Memberi Rezeki — Manusia memanfaatkan gaya gesek untuk bekerja, berjalan kaki, mengendarai kendaraan, hingga mencari nafkah setiap harinya.

📖 Firman Allah Swt — QS. Al-Hadid (57): 25

Allah Swt. menjelaskan bahwa Dia menciptakan besi yang memiliki kekuatan hebat dan banyak manfaat bagi manusia — sebuah pengingat bahwa setiap benda ciptaan Allah, termasuk gaya-gaya di sekitar kita, membawa manfaat besar jika kita mau mempelajarinya.

🤔 Pertanyaan Pemantik: Pernahkah kalian mencoba berjalan di lantai yang basah? Mengapa terasa licin dan mudah tergelincir? Lalu, mengapa saat kita mengerem sepeda, rodanya bisa berhenti?
🔬 Ayo Belajar: Gaya Gesek


Apa itu Gaya Gesek?

Gaya gesek adalah gaya yang muncul ketika dua permukaan benda saling bersentuhan dan bergerak (atau berusaha bergerak) satu sama lain. Gaya ini selalu melawan arah gerak benda. Besar kecilnya gaya gesek dipengaruhi oleh kasar atau halusny permukaan benda! 🧐


 Permukaan Kasar → Gesekan Besar
 Permukaan Licin → Gesekan Kecil
  • UNTUNGRem sepeda dan mobil dapat berhenti karena adanya gaya gesek.
  • UNTUNGAlur pada sol sepatu dan ban kendaraan mencegah kita tergelincir.
  • UNTUNGKorek api dapat menyala karena gesekan batang korek dengan kotaknya.
  • RUGIMesin kendaraan menjadi lebih cepat aus akibat gesekan antar komponennya.
  • RUGIGaya gesek membuat kita perlu tenaga lebih besar untuk mendorong benda berat.

Cara Mengatur Gaya Gesek

Untuk mengurangi gaya gesek yang merugikan, manusia menggunakan pelumas (oli) atau roda. Untuk menambah gaya gesek agar tidak licin, permukaan dibuat kasar seperti alur pada ban motor dan gerigi pada sol sepatu.

📝 Asesmen Formatif — IPAS

1. Gaya yang timbul akibat dua permukaan benda yang saling bersentuhan disebut gaya ....

A. Gravitasi
B. Gesek
C. Magnet
D. Pegas

2. Manakah permukaan berikut yang akan menghasilkan gaya gesek PALING BESAR saat sebuah balok didorong di atasnya?

A. Lantai berkarpet kasar
B. Lantai keramik yang dilap basah
C. Papan seluncur es
D. Lantai kaca yang licin

3. Made mengendarai sepeda dan ingin berhenti dengan cepat saat melihat lampu lalu lintas berwarna merah. Bagian sepeda yang memanfaatkan gaya gesek untuk menghentikan laju sepeda adalah ....

A. Roda depan
B. Rantai sepeda
C. Rem
D. Setang
Isian Singkat

4. Sepatu olahraga sengaja dibuat dengan alur atau gerigi pada solnya agar gaya gesek dengan lantai menjadi semakin ______, sehingga pemakainya tidak mudah tergelincir.

Esai

5. Made bermain papan luncur di lantai semen yang kasar, lalu mencobanya lagi di lantai keramik yang licin. Jelaskan perbedaan gaya gesek yang dialami Made pada kedua permukaan tersebut! Berikan juga satu contoh cara manusia MENGURANGI gaya gesek yang merugikan pada kendaraan bermotor!

🔑 Kunci Jawaban

  1. B. Gesek
  2. A. Lantai berkarpet kasar
  3. C. Rem
  4. Besar / kuat
  5. Di lantai semen yang kasar, gaya gesek yang dialami Made lebih besar sehingga papan luncur lebih sulit bergerak dan lebih cepat berhenti. Di lantai keramik yang licin, gaya geseknya lebih kecil sehingga papan luncur meluncur lebih cepat dan lebih jauh. Contoh mengurangi gaya gesek yang merugikan pada kendaraan bermotor adalah dengan memberi pelumas (oli) pada mesin agar komponennya tidak cepat aus.
🌟 Kesimpulan

Gaya gesek adalah gaya yang muncul dari sentuhan dua permukaan benda dan selalu melawan arah gerak. Besar kecilnya gaya gesek dipengaruhi oleh kekasaran permukaan: makin kasar permukaan, makin besar gaya geseknya. Gaya gesek bisa menguntungkan (seperti pada rem dan sol sepatu) maupun merugikan (seperti membuat mesin cepat aus), sehingga manusia perlu bijak mengaturnya sesuai kebutuhan.

💛 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang gaya gesek hari ini? Yuk, klik emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

🤩Sangat Senang
😊Senang
😐Biasa Saja
😵‍💫Bingung
😢Sedih
🧑‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru

Rabu, 09 September 2026

Kamis, 10 September ( Matematika)

 

Petualangan Berhitung:
Pembagian Porogapit! 🧮✨

Belajar Matematika Hari Ini — Seru & Menyenangkan!

identitas 
👩‍🏫 Guru
Aryanti, S.Pd
📖 Mapel
Matematika
🏫 Kelas / Fase
4Ruqqayah / B
🧩 Materi
Pembagian Porogapit
🔁 Pertemuan Ke : 19

🎯Capaian Pembelajaran (CP)

Fase B — Elemen Bilangan:

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000, serta mampu melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika, termasuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan operasi tersebut.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Matematika: Menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol matematika.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

🧘 Mindful💡 Meaningful🎉 Joyful
  • Mindful — Siswa mengamati dengan teliti setiap langkah porogapit (bagi, kali, kurang, turun) lewat video dan contoh di papan tulis.
  • Meaningful — Siswa mempraktikkan pembagian porogapit melalui soal cerita sehari-hari, seperti membagi rata permen atau buku, agar memahami maknanya, bukan sekadar menghafal langkah.
  • Joyful — Siswa bermain "Estafet Porogapit" berkelompok di papan tulis sambil mendapat tepuk semangat setiap kelompok berhasil menemukan hasil bagi.

🛠️Model, Metode & Media Pembelajaran

Model & Metode

Pendekatan Konkret-Piktorial-Abstrak (CPA) dipadukan dengan Problem Based Learning, sehingga siswa memahami konsep pembagian dari benda nyata, gambar, baru kemudian ke bentuk porogapit yang abstrak.

Media & Alat Peraga

  • Video pembelajaran "Pembagian Porogapit" 🎬
  • Kelereng/lidi/kancing sebagai benda konkret 🔵
  • Papan porogapit di papan tulis 📋
  • Kartu angka dan spidol warna-warni 🖊️
  • Lembar kerja siswa (LKS) 📄
  • Proyektor/laptop untuk memutar video 💻

🌤️Pendahuluan — Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan selalu ditambahkan ilmu yang bermanfaat, ya! 😊 Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan sampai lupa, ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya — Allah Maha Khaliq yang menciptakan kita, dan Allah Maha Malik yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. 🤲

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
"Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (kadar yang tepat)."
QS. Al-Qamar (54): Ayat 49

🔄 Review Materi Sebelumnya (Porogapit Puluhan : Satuan)

Sebelum masuk ke materi baru, yuk kita ingat kembali cara membagi bilangan puluhan dengan satuan:

  • 84 : 4 = ....
  • 96 : 3 = ....

🎬Inti Pembelajaran

📺 Yuk, tonton video pembelajarannya dulu!

"Belajar Matematika Kelas 4 SD — Pembagian dengan Porogapit (Bersusun)"

▶️ Tonton Video

Setelah kemarin kita belajar membagi bilangan puluhan dengan satuan, sekarang kita naik level, yuk! 🚀 Hari ini kita akan belajar membagi bilangan yang lebih besar (ratusan) dengan cara porogapit, alias pembagian bersusun.

🌈 Langkah-langkah Porogapit

Ingat rumus ajaib ini: Ba - Ku - Ku - Tu (Bagi, Kali, Kurang, Turun) yang diulang terus sampai angkanya habis dibagi! 🪄

1. BagiBagi angka pertama dengan bilangan pembagi.
2. KaliKalikan hasil bagi dengan bilangan pembagi.
3. KurangKurangi angka tadi dengan hasil kali.
4. TurunTurunkan angka berikutnya, lalu ulangi dari langkah 1.
Contoh: 246 : 2 = ...? 
     1 2 3
   ______
 2 | 2 4 6
    -2
    ---
     0 4
      -4
      ---
       0 6
        -6
        ---
         0
Jadi, 246 : 2 = 123 🎉

🏠 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Bu guru punya 246 buah apel yang akan dibagikan rata ke 2 keranjang. Setiap keranjang berisi 123 apel. 🍎
  • Ayah membagi 369 lembar kertas origami untuk 3 kelompok secara rata. 📄
  • Kak Sinta membagikan 488 permen ke 4 kotak secara sama banyak. 🍬

📝Asesmen Formatif

Mudah

1. 48 : 4 = ....

Mudah

2. 96 : 3 = ....

Sedang

3. 246 : 2 = ....

Sedang

4. Ibu mempunyai 375 permen yang akan dibagikan sama rata kepada 5 anak. Setiap anak mendapat ... permen.

Sukar

5. 728 : 7 = ....

🔑 Kunci Jawaban
  1. 12
  2. 32
  3. 123
  4. 75 permen
  5. 104

🌟Kesimpulan

Pembagian porogapit dikerjakan dengan empat langkah yang diulang-ulang: Bagi, Kali, Kurang, Turun. Semakin sering berlatih, semakin cepat dan lancar kita menghitung, walaupun bilangannya semakin besar. Yuk, terus semangat berlatih porogapit! 🔢💪