Selasa, 25 Agustus 2026

Materi Ajar : Rabu, 25 Agustus 2026

 

📚 Pembelajaran Hari Ini 📚

Identitas :
👩‍🏫 Nama Guru : Aryanti, S.Pd
📅 Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026
🏫 Fase / Kelas : B / 4 Ruqayah binti Muhammad
📖 Mata Pelajaran :
  1. Matematika — Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang
  2. IPAS — Mengapa Manusia Mengubah Bentuk Energi
  3. Pendidikan Pancasila — Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan

🌸 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim,

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌼

Apa kabar anak sholih dan sholihah? 😊 Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan semangat menuntut ilmu ya! Jangan lupa sudah shalat Subuh dan sarapan pagi, kan? 🍳

Anak-anak, Allah Ta'ala itu Maha Baik kepada kita dalam tiga hal besar:

  • 🌟 Allah Maha Khaliq — Dia yang menciptakan segala sesuatu, termasuk sumber-sumber energi seperti matahari, angin, dan air yang akan kita pelajari hari ini.
  • 🛡️ Allah Maha Malik — Dia yang memelihara alam semesta, mengatur desa dan kampung tempat kita tinggal supaya tertata rapi lewat para pemimpinnya.
  • 🎁 Allah Maha Razzaq — Dia yang memberi rezeki lewat hasil bumi yang bisa dihitung dan dikelompokkan menggunakan perkalian, penjumlahan berulang dari nikmat-Nya.

Coba renungkan: surah Ar-Ra'd ayat 17 

Surat Ar-Ra’d Ayat 17

أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌۢ بِقَدَرِهَا فَٱحْتَمَلَ ٱلسَّيْلُ زَبَدًا رَّابِيًا ۚ وَمِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِ فِى ٱلنَّارِ ٱبْتِغَآءَ حِلْيَةٍ أَوْ مَتَٰعٍ زَبَدٌ مِّثْلُهُۥ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْحَقَّ وَٱلْبَٰطِلَ ۚ فَأَمَّا ٱلزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَآءً ۖ وَأَمَّا مَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ فَيَمْكُثُ فِى ٱلْأَرْضِ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَالَ

menggambarkan bagaimana Allah menurunkan air hujan sehingga sungai-sungai mengalir sesuai ukurannya — sama seperti perkalian yang berulang secara teratur dan energi yang berubah bentuk namun jumlahnya tetap teratur oleh ketentuan Allah. 💧⚡

🤔 Pertanyaan Pemantik: Kira-kira, kalau Allah tidak menciptakan matahari, dari mana ya sumber energi untuk kehidupan kita? Dan siapa yang mengatur supaya kampung kita aman dan teratur seperti alam semesta yang teratur ini?

🎯 Capaian & Tujuan Pembelajaran

🔢 1. Matematika
Capaian Pembelajaran: Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman makna perkalian dan pembagian bilangan cacah, serta menggunakan berbagai strategi untuk memecahkan masalah yang melibatkan bilangan cacah sampai 1.000.
Tujuan Pembelajaran: Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol (perkalian sebagai penjumlahan berulang).
🔋 2. IPAS
Capaian Pembelajaran: Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk energi dan perubahannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjelaskan manfaat perubahan energi bagi manusia.
Tujuan Pembelajaran: Menjelaskan mengapa manusia perlu mengubah bentuk energi dan memberi contoh perubahan bentuk energi di sekitar rumah dan sekolah.
🏘️ 3. Pendidikan Pancasila
Capaian Pembelajaran: Peserta didik mengenal struktur pemerintahan desa/kelurahan terdekat dan peran para pemimpin di lingkungannya sebagai bagian dari NKRI.
Tujuan Pembelajaran: Mengenal perangkat desa dan kelurahan beserta tugas dan perannya masing-masing.

🧩 Alur Tujuan Pembelajaran, Model & Media

🔢 Matematika (2 x 35 menit)
ATP: Mengenal konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang → berlatih dengan benda konkret → menyelesaikan soal cerita sederhana → menyelesaikan soal perkalian bersusun.
Model/Metode: Problem Based Learning dengan metode demonstrasi & latihan berjenjang.
Media/Alat Peraga: Kelereng/lidi untuk kelompok benda, papan perkalian, kartu angka, video animasi.
🔋 IPAS (2 x 35 menit)
ATP: Mengamati benda-benda di sekitar → mengidentifikasi bentuk energi awal & akhir → berdiskusi kelompok tentang manfaat perubahan energi → menyimpulkan.
Model/Metode: Discovery Learning dengan metode tanya jawab & eksperimen sederhana.
Media/Alat Peraga: Senter & baterai, kipas angin mini, gambar alat elektronik, video pembelajaran.
🏘️ Pendidikan Pancasila (2 x 35 menit)
ATP: Mengenal istilah desa & kelurahan → mengidentifikasi perangkat & tugasnya → bermain peran sederhana → menyimpulkan peran masing-masing perangkat.
Model/Metode: Cooperative Learning dengan metode diskusi & role play.
Media/Alat Peraga: Bagan struktur pemerintahan desa, kartu peran (Kepala Desa, Sekretaris, dll), video pembelajaran.
🌈 • • • 🌈

🔁 Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Sebelumnya)

Materi Matematika: Pengurangan

Jawab Benar (B) atau Salah (S) ya, anak-anak! 😉

1️⃣ Hasil dari 15 − 6 adalah 9. (B/S)
2️⃣ Pengurangan adalah kebalikan dari penjumlahan. (B/S)
3️⃣ Hasil dari 50 − 20 lebih besar daripada 50 − 10. (B/S)
4️⃣ Jika 40 − 25 = 15, maka 15 + 25 = 40. (B/S)
5️⃣ Pengurangan bilangan tidak pernah digunakan dalam kehidupan sehari-hari. (B/S)
🔑 Lihat Kunci Jawaban

🔢 Ayo Belajar Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang!

▶️ Tonton dulu video pembelajarannya!

💡 Penjelasan Materi

Perkalian itu sebenarnya adalah penjumlahan berulang lho! Misalnya, ibu membeli 3 kantong jeruk, setiap kantong berisi 4 buah jeruk. Maka 3 × 4 = 4 + 4 + 4 = 12 buah jeruk semuanya. 🍊🍊🍊

Kalau angkanya lebih besar, kita pakai perkalian bersusun. Contoh: 24 × 3, kita kalikan satuan dulu (4×3=12, simpan 1), lalu puluhan (2×3=6, ditambah simpanan 1 jadi 7). Hasilnya 72!

🌟 Aktivitas Mindful-Meaningful-Joyful

  • Mindful: Tarik napas pelan, lalu hitung 1 kelompok benda di meja sebelum mulai berhitung.
  • Meaningful: Hitung berapa jumlah kursi di kelas jika ada 5 baris × 6 kursi.
  • Joyful: Permainan "Tepuk Perkalian" — guru sebut soal, siswa tepuk sebanyak hasilnya!

📝 Asesmen Formatif — Matematika

Pilihan Ganda
1. Hasil dari 6 × 3 adalah... a) 16 b) 18 c) 21 d) 9
2. 5 × 7 = 4 × 7 + ... a) 5 b) 7 c) 12 d) 1
3. Ibu membeli 4 kotak telur, setiap kotak isi 6 butir. Jumlah telur adalah... a) 20 b) 22 c) 24 d) 28
4. Hasil perkalian 12 × 4 adalah... a) 46 b) 48 c) 44 d) 40
5. Hasil dari 25 × 3 adalah... a) 65 b) 70 c) 75 d) 80
Isian Singkat
1. 9 × 8 = ....
2. Sebuah toko punya 7 rak, tiap rak ada 9 buku. Total buku = ....
3. 34 × 2 = ....
Esai
1. Jelaskan dengan gambar sederhana bagaimana 4 × 5 = 20!
2. Andi punya 6 kantong kelereng, setiap kantong berisi 8 kelereng. Berapa jumlah seluruh kelereng Andi? Tuliskan cara penyelesaiannya!
🔑 Kunci Jawaban MatematikaPG: 1) b   2) b   3) c   4) b   5) c
Isian: 1) 72   2) 63   3) 68
Esai: 1) 4 kelompok berisi 5 benda = 20   2) 6 × 8 = 48 kelereng

✅ Kesimpulan

Perkalian adalah penjumlahan berulang yang membantu kita menghitung dengan cepat saat ada kelompok benda yang jumlahnya sama. Semakin sering berlatih, semakin lancar berhitungnya! 💪

🔋 Mengapa Manusia Mengubah Bentuk Energi?

▶️ Tonton dulu video pembelajarannya!

💡 Penjelasan Materi

Energi tidak bisa dilihat, tapi manfaatnya bisa kita rasakan! Manusia mengubah energi supaya lebih berguna. Contohnya: energi listrik diubah menjadi energi cahaya pada lampu 💡, energi listrik diubah menjadi energi gerak pada kipas angin 🌀, dan energi kimia pada makanan diubah menjadi energi gerak saat kita berlari 🏃.

Coba pikirkan di rumahmu: kompor gas mengubah energi kimia jadi energi panas untuk memasak nasi. Tanpa perubahan energi, banyak kegiatan kita jadi sulit dilakukan!

🌟 Aktivitas Mindful-Meaningful-Joyful

  • Mindful: Rasakan hangatnya sinar matahari lewat jendela, sadari itu juga energi.
  • Meaningful: Tuliskan 3 alat listrik di rumah dan perubahan energinya.
  • Joyful: Tebak-tebakan "Aku berubah jadi apa?" — guru sebut alat, siswa tebak perubahan energinya sambil bergerak lucu.

📝 Asesmen Formatif — IPAS

Pilihan Ganda
1. Lampu menyala karena energi listrik diubah menjadi energi... a) panas b) cahaya c) gerak d) bunyi
2. Setrika mengubah energi listrik menjadi energi... a) cahaya b) panas c) bunyi d) kimia
3. Saat kita makan nasi, energi kimia berubah menjadi energi... a) cahaya b) gerak c) listrik d) angin
4. Kipas angin adalah contoh perubahan energi listrik menjadi energi... a) gerak b) cahaya c) panas d) kimia
5. Radio mengubah energi listrik menjadi energi... a) gerak b) bunyi c) panas d) cahaya
Isian Singkat
1. Kompor gas mengubah energi kimia menjadi energi ....
2. Panel surya mengubah energi matahari menjadi energi ....
3. Sepeda dikayuh menggunakan energi ... dari tubuh manusia.
Esai
1. Sebutkan 3 contoh alat di rumahmu beserta perubahan bentuk energinya!
2. Mengapa manusia perlu mengubah bentuk energi? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!
🔑 Kunci Jawaban IPASPG: 1) b   2) b   3) b   4) a   5) b
Isian: 1) panas   2) listrik   3) gerak (otot)
Esai: sesuai jawaban siswa, disesuaikan dengan contoh nyata & alasan yang logis.

✅ Kesimpulan

Manusia mengubah bentuk energi supaya energi tersebut lebih bermanfaat dan sesuai kebutuhan sehari-hari, seperti untuk penerangan, memasak, dan bergerak. ⚡

🏘️ Mengenal Perangkat Desa dan Kelurahan

▶️ Tonton dulu video pembelajarannya!

💡 Penjelasan Materi

Desa dan kelurahan adalah tempat tinggal kita yang punya pemimpin. Desa dipimpin oleh Kepala Desa yang dipilih langsung oleh warga, dibantu oleh Sekretaris Desa, Kepala Dusun, dan perangkat lainnya. Kelurahan dipimpin oleh Lurah yang merupakan pegawai pemerintah (ASN), dibantu oleh Sekretaris Lurah dan staf kelurahan.

Contohnya, kalau kita mau membuat surat keterangan pindah rumah, kita perlu meminta tanda tangan Kepala Desa atau Lurah di tempat kita tinggal, lho!

🌟 Aktivitas Mindful-Meaningful-Joyful

  • Mindful: Ingat-ingat, siapa nama kepala desa/lurah di tempat tinggalmu?
  • Meaningful: Diskusikan tugas RT dan RW di lingkunganmu.
  • Joyful: Bermain peran singkat menjadi Kepala Desa yang sedang membantu warga.

📝 Asesmen Formatif — Pendidikan Pancasila

Pilihan Ganda
1. Pemimpin desa disebut... a) Lurah b) Kepala Desa c) Camat d) Bupati
2. Lurah dipimpin oleh seorang... a) yang dipilih warga b) pegawai pemerintah c) anak sekolah d) ketua RT
3. Yang membantu Kepala Desa mengurus surat-menyurat adalah... a) Sekretaris Desa b) Camat c) Gubernur d) Polisi
4. Wilayah kecil di desa yang dipimpin Kepala Dusun disebut... a) Kelurahan b) Dusun c) Kabupaten d) Provinsi
5. Berikut yang termasuk tugas perangkat desa adalah... a) melayani warga b) berjualan c) bermain d) berlibur
Isian Singkat
1. Pemimpin kelurahan disebut ....
2. Kepala Desa dipilih melalui ... oleh warga desa.
3. Salah satu tugas perangkat desa adalah membantu ... warga.
Esai
1. Jelaskan perbedaan antara desa dan kelurahan!
2. Menurutmu, mengapa penting memiliki perangkat desa/kelurahan yang bertugas dengan baik?
🔑 Kunci Jawaban Pendidikan PancasilaPG: 1) b   2) b   3) a   4) b   5) a
Isian: 1) Lurah   2) pemilihan langsung   3) kepentingan/keperluan
Esai: sesuai pemahaman siswa, inti jawaban menekankan cara pemimpin dipilih & pentingnya pelayanan warga.

✅ Kesimpulan

Desa dan kelurahan memiliki perangkat pemerintahan yang bertugas melayani dan mengatur warganya supaya kehidupan bermasyarakat berjalan tertib dan teratur. 🏡

💖 Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?

😄

Sangat Senang

🙂

Senang

😐

Biasa Saja

😕

Bingung

😴

Mengantuk

🧑‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru


Minggu, 23 Agustus 2026

Materi ajar : Senin, 24 Agustus 2026

IDENTITAS

Materi Pembelajaran Hari Ini

✨ Belajar Sambil Bersyukur, Setiap Hari Semangat! ✨

👩‍🏫
NAMA GURU
Aryanti, S.Pd.
🗓️
HARI / TANGGAL
Senin 24 Agustus 2026
🎒
FASE / KELAS
Fase B / Kelas IV
KEGIATAN ISTIMEWA

🕌 Memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ 🌙

1
PENDAHULUAN

Apersepsi & Sapaan

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

Apa kabar anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini anak-anak sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! Hari ini kita akan bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ, hari kelahiran manusia paling mulia sepanjang masa.

Coba anak-anak perhatikan, kelahiran Nabi Muhammad ﷺ adalah bukti nyata kebesaran Allah Swt. dalam kehidupan kita:

🌱
Allah Maha Khaliq
🤲
Allah Maha Malik
🌾
Allah Maha Razaq

Allah Maha Khaliq, Dia lah yang menciptakan Nabi Muhammad ﷺ sebagai teladan terbaik untuk kita semua. Allah Maha Malik, Dia lah yang memelihara ajaran Nabi ﷺ hingga tetap terjaga sampai hari ini. Dan Allah Maha Razaq, karena melalui ajaran Nabi ﷺ, kita diberi rezeki berupa ilmu, akhlak mulia, dan petunjuk hidup yang benar.

💭 Pertanyaan Pemantik: Menurut kalian, kenapa ya Allah mengirimkan Nabi Muhammad ﷺ ke dunia? Apa yang akan terjadi jika tidak ada teladan seperti Beliau untuk kita contoh?
PEMBUKAAN

Kenapa Kita Merayakan Maulid Nabi?

Sebelum memulai kegiatan, yuk kita renungkan sejenak. Memperingati Maulid Nabi bukan sekadar merayakan hari lahir, tapi menjadi momen untuk mengenang perjuangan, akhlak, dan kasih sayang Nabi Muhammad ﷺ kepada seluruh umat manusia.

Dengan memperingatinya, kita diingatkan untuk meneladani sifat Beliau yang jujur, penyayang, pemberani, dan selalu berbuat baik kepada siapa saja — termasuk kepada teman, keluarga, dan lingkungan sekitar kita di sekolah maupun di rumah. 💚

3
INTI PEMBELAJARAN

Video & Penjelasan Maulid Nabi

🎬 TONTON VIDEO PEMBELAJARAN


Kisah Maulid Nabi Muhammad ﷺ untuk Anak SD

Apa itu Maulid Nabi? Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad ﷺ yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal. Nabi Muhammad ﷺ lahir di kota Makkah dan dikenal sebagai sosok yang jujur (Al-Amin), penyayang, dan menjadi teladan terbaik bagi seluruh umat manusia.

  • Seperti saat kita menolong teman yang jatuh di halaman sekolah — itu meneladani sifat penyayang Nabi ﷺ.
  • Saat kita berkata jujur meski takut dimarahi, kita sedang mencontoh sifat Al-Amin (dapat dipercaya) dari Nabi ﷺ.
  • Saat kita berbagi bekal dengan teman, kita meneladani kedermawanan Nabi Muhammad ﷺ.
4
PENUTUP

Yuk, Uji Pemahamanmu!

Asesmen Formatif Sederhana:

  • Tanggal berapa Maulid Nabi Muhammad ﷺ diperingati setiap tahunnya?
  • Sebutkan 2 sifat mulia Nabi Muhammad ﷺ yang bisa kamu contoh di sekolah!
  • Ceritakan satu perbuatan baik yang pernah kamu lakukan seperti yang dicontohkan Nabi ﷺ.
📌 KESIMPULAN

Memperingati Maulid Nabi mengajarkan kita untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad ﷺ dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bersikap jujur, penyayang, dan suka menolong, kita telah menunjukkan rasa cinta kita kepada Nabi ﷺ. Semoga kita semua menjadi anak-anak sholih dan sholihah yang berakhlak baik. Aamiin 🌙💚

 

Kamis, 20 Agustus 2026

Materi Ajar : Jumat, 21 Agustus 2026

 

A. Identitas


Nama Guru      : Aryanti, S.Pd
Hari / Tanggal  : Jumat, 21 Agustus 2026
Fase / Kelas     : B / 4 Ruqayah
Mata Pelajaran : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)
Pertemuan Ke  : –

Capaian Pembelajaran (CP)

Mengacu pada Capaian Pembelajaran IPAS Fase B jenjang SD/MI Kurikulum Merdeka (elemen Pemahaman IPAS – Pemahaman Sains): peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk energi (panas, cahaya, bunyi, gerak, listrik) dan mengenali perubahan bentuk energi yang terjadi pada benda atau alat yang digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari, serta menerapkan keterampilan proses (mengamati, mempertanyakan dan memprediksi, memproses dan menganalisis data, mengevaluasi, dan mengomunikasikan) melalui pengalaman belajar konkret di lingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran

Manusia mengubah bentuk energi. Melalui pembelajaran ini, peserta didik mampu menjelaskan bahwa manusia dapat mengubah satu bentuk energi menjadi bentuk energi lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta memberi contoh alat-alat yang memanfaatkan perubahan bentuk energi tersebut.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TahapKegiatanCapaian Antara
1Mengaitkan materi dengan kebesaran Allah Swt melalui tadabur ayat tentang matahari sebagai sumber energiSiswa menyadari energi adalah nikmat ciptaan Allah
2Mengingat kembali bentuk-bentuk energi (pretes)Siswa mengingat macam-macam bentuk energi
3Mengamati video pembelajaran & penjelasan guru dengan contoh benda sehari-hariSiswa memahami konsep perubahan bentuk energi
4Diskusi dan permainan identifikasi alat rumah tanggaSiswa dapat mengelompokkan alat berdasarkan perubahan energinya
5Mengerjakan asesmen formatif 5 soalSiswa mampu menjelaskan contoh perubahan bentuk energi secara mandiri

Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning — siswa diajak menemukan sendiri konsep perubahan energi melalui pengamatan video dan benda nyata di sekitar mereka.
Metode: ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, diskusi kelompok kecil, dan permainan edukatif (games based learning).
Media dan Alat PeragaVideo pembelajaran (LCD proyektor / laptop & speaker)
Kartu bergambar alat-alat elektronik dan alat rumah tangga
Contoh benda nyata: senter, radio kecil/mainan bertenaga baterai, sepeda mini/dinamo sederhana
Lembar soal pretes dan asesmen formatif
Papan tulis dan spidol warna
B. pendahuluan dan Apersepsi

Bismillahirrahmanirrohim,

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Anak Sholeh Sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan ditambahkan selalu ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian sholat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim,

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:


وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا

"...dan Kami jadikan pelita yang sangat terang (matahari)." (QS. An-Naba' [78]: 13)


وَسَخَّرَ لَكُمُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ دَائِبَيْنِ

"Dan Dia telah menundukkan matahari dan bulan bagi kalian yang terus-menerus beredar (dalam orbitnya)." (QS. Ibrahim [14]: 33)

Subhanallah, Anak Sholeh Sholehah. Allah menciptakan matahari sebagai sumber energi terbesar untuk seluruh makhluk hidup di bumi. Nah, dari energi matahari itulah manusia belajar mengambil, mengolah, dan mengubah bentuk energi agar bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, kita pelajari bersama!
1. Sebutkan 3 sumber energi yang kamu ketahui!
2. Apa yang dimaksud dengan energi panas? Berikan satu contohnya.
3. Sebutkan satu benda di rumahmu yang menghasilkan energi bunyi.Anak-anak, dari mana sebenarnya energi listrik yang menyalakan lampu di rumah kalian berasal mula-mula?
Jika Allah tidak menciptakan matahari, kira-kira apa yang akan terjadi pada semua sumber energi di bumi?
Bagaimana caranya manusia "mengubah" energi dari matahari, angin, atau air menjadi listrik yang bisa kita pakai?

C. Pembelajaran: 

guru menayangkan video pembelajaran bertema "mengapa manusia mengubah Bentuk Energi". Disarankan mencari video terbaru dari kanal edukasi resmi seperti Rumah Belajar Kemendikbudristek atau kanal YouTube edukasi anak tepercaya, dengan kata kunci pencarian: "perubahan bentuk energi kelas 4 SD". Guru dianjurkan meninjau video terlebih dahulu sebelum ditayangkan agar sesuai dengan capaian pembelajaran.

Penjelasan dengan contoh kehidupan sehari-hari siswa SD:
  • Setrika listrik: energi listrik berubah menjadi energi panas — dipakai Bunda/Ibu untuk merapikan baju seragam sekolah.
  • Kipas angin: energi listrik berubah menjadi energi gerak — membuat ruangan terasa sejuk saat cuaca panas.
  • Radio/speaker: energi listrik berubah menjadi energi bunyi — digunakan untuk mendengarkan murottal atau lagu anak.
  • Senter/lampu belajar: energi listrik (baterai) berubah menjadi energi cahaya — membantu belajar saat lampu mati.
  • Sepeda: energi kimia dari makanan yang kita makan berubah menjadi energi gerak saat mengayuh pedal.
  • Kompor gas: energi kimia dari gas berubah menjadi energi panas — digunakan Ibu memasak makanan kesukaan kita.
Guru mengajak siswa menyebutkan alat-alat lain di rumah masing-masing dan menebak perubahan energi apa yang terjadi di dalamnya, lalu dilanjutkan permainan "Tebak Perubahan Energi" menggunakan kartu bergambar secara berkelompok.

E. Penutup: Asesmen Formatif

1. Ketika kita menyalakan kipas angin, energi listrik berubah menjadi energi ....
2. Setrika yang sedang digunakan Ibu untuk merapikan baju memanfaatkan perubahan energi listrik menjadi energi ....
3. Saat kita mengayuh sepeda, energi dari makanan yang kita makan berubah menjadi energi ....
4. Sebutkan satu contoh alat di rumahmu yang mengubah energi listrik menjadi energi cahaya!
5. Mengapa manusia perlu mengubah bentuk energi agar bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan dengan bahasamu sendiri.

F. Kesimpulan

Manusia setiap hari memanfaatkan berbagai bentuk energi dengan cara mengubahnya dari satu bentuk ke bentuk lain, misalnya dari energi listrik menjadi energi panas, cahaya, bunyi, atau gerak. Perubahan bentuk energi ini terjadi pada banyak alat rumah tangga yang kita gunakan sehari-hari. Semua sumber energi yang kita nikmati — terutama matahari — adalah bukti bahwa Allah Swt Maha Mencipta, Maha Memelihara, dan Maha Memberi Rezeki kepada seluruh makhluk-Nya, sehingga sudah sepatutnya kita mensyukurinya dengan menggunakan energi secara hemat dan bijak.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.

Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah

Refleksi:
Alhamdulillah pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, untuk materi pada mata pelajaran semua siswa dapat memahami materi dengan baik dan setelah dilakukan latihan soal semua siswa dapat menjawab dengan baik dan tanpa kendala. 

Rabu, 19 Agustus 2026

Materi Ajar : Kamis, 20 Agustus 2026

 

Identitas

Nama GuruAryanti, S.Pd
Hari / TanggalKamis, 20 Agustus 2026
Fase / KelasB / 4 Ruqayah
Mata Pelajaran1. Bahasa Indonesia – Sumatif  
2. Matematika – Perkalian  
3. Seni Rupa – Seni Kriya


🎯 Capaian Pembelajaran

1. Bahasa Indonesia (Fase B)

Peserta didik mampu menyimak, membaca, memirsa, berbicara, dan menulis berbagai jenis teks fiksi maupun nonfiksi sesuai jenjangnya, serta mampu menyampaikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan santun dan percaya diri.

2. Matematika (Fase B – Bilangan)

Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang bilangan cacah sampai dengan 100.000, melakukan operasi hitung (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian), serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

3. Seni Rupa (Fase B – Seni Kriya)

Peserta didik mampu mengeksplorasi dan menggunakan bahan, alat, serta teknik dalam berkarya seni rupa, termasuk memanfaatkan bahan di sekitar (limbah/daur ulang) menjadi karya seni kriya yang bernilai guna dan estetis, serta mampu mengapresiasi karya sendiri maupun karya orang lain.

🎯 Tujuan Pembelajaran

  1. Bahasa Indonesia: Peserta didik mampu mengerjakan Ulangan Harian/Sumatif secara mandiri dan jujur untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
  2. Matematika: Peserta didik mampu melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian bilangan cacah dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Seni Rupa: Peserta didik mampu membuat satu karya seni kerajinan (seni kriya) dengan memanfaatkan sampah plastik.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta didik menyiapkan diri secara mental untuk mengerjakan Ulangan Harian/Sumatif Bahasa Indonesia, lalu mengerjakannya secara mandiri.
  2. Peserta didik mengingat kembali materi perkalian dan seni kriya dari pertemuan sebelumnya melalui 2 soal pretes.
  3. Peserta didik mengamati video pembelajaran tentang perkalian bilangan cacah, lalu memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang melalui contoh konkret.
  4. Peserta didik berlatih menyelesaikan soal perkalian, termasuk soal cerita sehari-hari, secara individu dan kelompok.
  5. Peserta didik mengamati video tutorial seni kriya dari sampah plastik, memahami tahapan dan teknik pembuatannya.
  6. Peserta didik mempraktikkan langsung pembuatan karya seni kriya dari sampah plastik yang telah dibawa dari rumah.
  7. Peserta didik mempresentasikan hasil karyanya secara singkat di depan kelas.
  8. Peserta didik mengerjakan asesmen formatif yang mencakup ketiga mata pelajaran.

⏱️ Alokasi Waktu        : 6 x 35 menit, 

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

  • Bahasa Indonesia: Model Penilaian Langsung – metode tes tertulis individu (sumatif).
  • Matematika: Model Problem Based Learning (PBL) – metode demonstrasi, diskusi kelompok, tanya jawab, dan latihan soal.
  • Seni Rupa: Model Project Based Learning (PjBL) – metode demonstrasi, praktik langsung seni kriya, dan presentasi karya.

🎒 Media dan Alat Peraga

  • Laptop, proyektor, dan speaker untuk memutar video pembelajaran
  • Lembar soal Ulangan Harian/Sumatif Bahasa Indonesia
  • Kelereng/sedotan/kartu angka sebagai alat peraga konsep perkalian
  • Papan tulis dan spidol
  • Sampah plastik bersih (botol bekas, tutup botol, sedotan, kantong plastik)
  • Gunting, lem, tali/pita (dengan pengawasan guru)
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

🌙 Apersepsi

                          

Anak-anak, hari ini kita akan belajar sambil mengingat tiga kebesaran Allah Swt.: Allah Maha Mencipta, Maha Memelihara, dan Maha Memberi Rezeki.

Maha Mencipta – Allah menciptakan segala sesuatu di alam semesta ini secara berpasangan dan teratur, termasuk keteraturan bilangan yang kita pelajari dalam Matematika.

"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)." (QS. Az-Zariyat: 49)وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ - ٤٩

Arab-latin: wa ming kulli syai`in khalaqnā zaujaini la'allakum tadzakkarụn
Artinya: "Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah)." (QS. Az Zariyat: 49).

Maha Memelihara – Allah memelihara bumi beserta seluruh isinya, termasuk menjaga keseimbangan alam agar barang-barang di sekitar kita, seperti plastik, tidak menumpuk merusak lingkungan bila kita ikut mengolahnya kembali.

"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik." (QS. Al-A'raf: 56)

Maha Memberi Rezeki – Allah memberi kita akal untuk mengolah apa yang ada di bumi, termasuk mengubah barang bekas menjadi karya seni kriya yang bermanfaat dan bernilai.

"...dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya." (QS. Al-Jatsiyah: 13)

Pertanyaan pemantik:

  • Coba perhatikan sekelilingmu, benda apa saja yang polanya berulang seperti perkalian yang akan kita pelajari?
  • Menurutmu, mengapa Allah melarang kita merusak bumi, termasuk membuang sampah plastik sembarangan?
  • Bagaimana caramu mensyukuri nikmat akal yang Allah berikan, misalnya dengan mengubah sampah plastik menjadi karya seni kriya yang berguna?

🔄 Pendahuluan – Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi baru, peserta didik mengerjakan 2 soal pretes berikut secara lisan/tertulis:

  1. Ubahlah perkalian 3 x 4 menjadi bentuk penjumlahan berulang!
  2. Sebutkan satu contoh benda dari sampah plastik yang bisa dijadikan kerajinan!

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Bahasa Indonesia 



Matematika – Perkalian Bilangan Cacah

Perkalian adalah penjumlahan berulang. Contoh sehari-hari: Ani membeli 4 bungkus permen, setiap bungkus berisi 5 permen. Berapa permen yang dimiliki Ani? 
Caranya: 4 x 5 = 5 + 5 + 5 + 5 = 20 permen.
  • Cerita: "Ibu membeli 3 kantong plastik. Di dalam setiap plastik, ada 5 buah apel. Berapa jumlah semua apel yang dibeli Ibu?"
  • perwakilan siswa maju ke depan untuk menggambar 3 kantong dan mengisi masing-masing kantong dengan 5 buah apel.
  • Langkah 1: Penjumlahan Berulang
    (5+5+5=15)
  • Langkah 2: Mengenalkan Konsep Wadah (\times ) Isi
    Jelaskan rumus utama perkalian kepada siswa:
  • 3 x 5 = 5 + 5 + 5 
  • Langkah 3: Mengubah ke Bentuk Perkalian
  • Dari cerita apel di atas, kita tahu:
    • Wadah (Kantong) = (3)
    • Isi = (5)
    • Maka bentuk perkaliannya: 3 x 5 = 15
▶️ Tonton video: Perkalian Bilangan Cacah Besar (Kurikulum Merdeka Kelas 4)


Seni Rupa – Seni Kriya dari Sampah Plastik

▶️ Tonton video: Ide Kreatif Tempat Pensil dari Botol Plastik Bekas

Botol plastik bekas air mineral dapat diubah menjadi gantungan kunci atau kerajinan lain sepert tempat pensil yang cantik dengan cara dipotong, dihias kertas origami, dan ditempel pita. Karya ini mengajarkan siswa untuk peduli lingkungan sekaligus berkreasi melalui seni kriya.

                     


📝 Penutup: Asesmen Formatif

  1. Sebutkan 3 unsur yang biasa ada dalam sebuah cerita!
  2. Tuliskan satu kalimat yang menggunakan huruf kapital dengan benar!
  3. Apa yang dimaksud dengan kalimat tanya? Berikan satu contoh!
  4. Ubah bentuk perkalian ini menjadi penjumlahan berulang, lalu hitung hasilnya:         5  X 3 = ... + ... + ....+....+......= ...
  5. 7 + 7 + 7 = ... X ... = ...
  6. Bentuk penjumlahan 3 + 3 + 3 + 3 jika ditulis ke dalam bentuk perkalian menjadi...
  7.  12 x 5, bentuk penjumlahan berulang dari perkalian di samping adalah  ...
  8. Sebutkan 2 jenis sampah plastik yang bisa dijadikan seni kriya!
  9. Apa manfaat mendaur ulang sampah plastik menjadi karya seni kriya?
  10. Alat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat seni kriya dari botol plastik bekas?

✅ Kesimpulan

Hari ini peserta didik belajar tiga hal penting: mengukur pemahaman Bahasa Indonesia melalui ulangan harian/sumatif, memahami konsep perkalian bilangan cacah sebagai penjumlahan berulang dalam Matematika, serta berkreasi membuat karya seni kriya dari sampah plastik dalam Seni Rupa. Ketiga kegiatan ini mengajak siswa untuk mensyukuri kebesaran Allah Swt. yang Maha Mencipta, Maha Memelihara, dan Maha Memberi Rezeki melalui ilmu pengetahuan dan kepedulian terhadap lingkungan.