Kamis, 12 Februari 2026

Materi ajar : Jumat, 13 Februari 2026

 


Hari/tanggal            :  Jumat, 13 Februari 2026

Materi Muatan Pelajaran

IPAS                 : Alam Semesta

CP IPAS

Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya terhadap ekosistem; menjelaskan fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; menghasilkan upaya penghematan energi,  serta  pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; menjelaskan letak dan kondisi geografis negara Indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital; meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; menemukan keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal; serta menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.

Tujuan: murid mampu memahami konsep alam semesta dengan baik

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh


Apa kabar anak sholih sholihah

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

 IPAS
Sistem Tata Surya, yaitu Matahari (bintang pusat) dan benda-benda langit pengorbitnya (planet, satelit, asteroid, komet), menjelaskan gerakan rotasi dan revolusi Bumi, peran gravitasi, serta karakteristik planet-planet (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus) dan galaksi Bima Sakti. Siswa akan belajar tentang benda langit seperti bintang, planet, bulan, asteroid, meteoroid, dan komet, serta teknologi antariksa dan penjelajahan Mars. 
1. Sistem Tata Surya
  • Pusat: Matahari, bintang raksasa gas yang menjadi pusat gravitasi.
  • Anggota: 8 planet (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus), satelit alami (bulan), asteroid, komet, meteoroid.
  • Galaksi: Tata surya kita berada di dalam Galaksi Bima Sakti.
Benda-benda Langit
  • Bintang: Bola gas panas bersinar sendiri (Contoh: Matahari).
  • Planet: Benda langit berukuran besar mengorbit bintang. Dibagi planet dalam (berbatu) dan planet luar (gas).
  • Bulan: Satelit alami yang mengorbit planet.
  • Asteroid: Batu-batuan di sabuk asteroid (antara Mars & Jupiter).
  • Komet: Bintang berekor (es, debu, batuan).
  • Meteoroid: Pecahan asteroid kecil. 
3. Gerakan Bumi dan Bulan
  • Rotasi Bumi: Perputaran Bumi pada porosnya (24 jam) menyebabkan siang-malam.
  • Revolusi Bumi: Perputaran Bumi mengelilingi Matahari (365,25 hari) menyebabkan tahun dan musim.
  • Rotasi & Revolusi Bulan: Waktu rotasi dan revolusi Bulan sama (27 hari), sehingga kita hanya melihat satu sisi Bulan. 
  • 4. Gaya Gravitasi
    • Gaya tarik menarik antar benda bermassa. Matahari punya gravitasi terbesar di tata surya.
    • Gravitasi Matahari menjaga planet tetap di orbitnya. 
    5. Teknologi dan Penjelajahan Antariksa
    • Satelit buatan manusia untuk komunikasi, cuaca, dll..
    • Misi penjelajahan Mars (rover: Sojourner, Curiosity, dll.) untuk mencari air dan tanda kehidupan. 
Karakteristik Planet (Contoh)
  • Bumi: Satu-satunya planet dengan air cair dan kehidupan, punya 1 bulan.
  • Mars: Planet merah, mirip Bumi, menjadi target penjelajahan.
  • Jupiter: Planet terbesar, gas.
  • Saturnus: Terkenal dengan cincinnya. 


Rabu, 11 Februari 2026

Materi ajar : Kamis, 12 Februari 2026


Hari / Tanggal       : Kamis, 12 februari 2026

Fase/Kelas              : C / VI

Mata Pelajaran      : Pendidikan Pancasila, Seni Rupa

Pancasila

Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.

Tujuan Pembelajaran : 

Menjelaskan makna keragaman budaya dan agama dilingkungan sekitar


Seni Rupa

Pada akhir fase C, Peserta didik mampu menggunakan pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan yang diperoleh dalam mata pelajaran seni rupa atau mata pelajaran lain sebagai sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik mampu secara mandiri menggunakan variasi teknik dasar berkarya rupa.


Tujuan Pembelajaran: 

1. Peserta didik dapat menjelaskan tehnik dasar dalam menggambar




Assalamualaikum wr.wb

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya... 
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Pendidikan Pancasila

menjaga keragaman budaya dan agama menekankan pada pengamalan nilai Pancasila, terutama sila pertama (Ketuhanan) dan ketiga (Persatuan), untuk hidup harmonis di tengah perbedaan, dengan contoh seperti menghormati tetangga beda keyakinan, menggunakan Bahasa Indonesia, gotong royong, dan menjaga budaya lokal sebagai wujud toleransi dan persatuan bangsa, sehingga tercipta kebahagiaan bersama. 

Poin-poin Kunci:
Pancasila sebagai Perekat Kebersamaan:
    • Pancasila adalah panduan moral yang mengajarkan toleransi dan persatuan di tengah keberagaman budaya, suku, dan agama di Indonesia.
    • Nilai-nilai Pancasila mencegah perpecahan dan menjadikan perbedaan sebagai kekayaan bangsa.
  1. Pengamalan Sila Pertama (Ketuhanan):
    • Beribadah sesuai agama masing-masing dengan khusyuk.
    • Menghormati teman atau tetangga yang menjalankan ibadah berbeda.
    • Tidak memaksakan kehendak agama kepada orang lain.
  2. Pengamalan Sila Ketiga (Persatuan):
    • Menggunakan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi di lingkungan beragam.
    • Menjaga dan melestarikan budaya daerah (tari, musik, pakaian adat) sebagai identitas bangsa.
    • Aktif dalam musyawarah dan gotong royong untuk kepentingan bersama.
    • Mencintai produk dalam negeri dan kegiatan budaya nasional.
  3. Contoh Praktik di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat:
    • Saling membantu tanpa membedakan latar belakang (sila kedua dan kelima).
    • Menghargai adat istiadat dan kebiasaan teman.
    • Menjaga kebersihan lingkungan bersama. 
Kesimpulan:
Menjaga keragaman budaya dan agama adalah tanggung jawab bersama. Melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila, kita dapat hidup rukun, saling menghormati, dan membangun persatuan bangsa yang kuat, menjadikan Indonesia bangsa yang beragam namun tetap satu. 

SENI RUPA
Tentang konsep dasar menggambar meliputi pemahaman Unsur-unsur Seni Rupa (titik, garis, bentuk, warna, tekstur, gelap terang, ruang) dan Prinsip Seni Rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, pusat perhatian, proporsi, kontras, komposisi) untuk menciptakan karya yang harmonis, serta pengenalan Teknik Menggambar seperti pointilis, arsir, dusel, dan teknik lainnya untuk mengekspresikan ide dan mengolah objek sekitar menjadi karya seni yang menarik dan bermakna. 
Unsur-unsur Seni Rupa (Elemen Dasar)
  1. Titik: Unsur terkecil, dasar pembentuk garis.
  2. Garis: Hubungan antar titik, bisa lurus, lengkung, tebal, tipis, memberi kesan kuat atau lemah.
  3. Bentuk/Bidang: Hasil dari garis yang saling berhubungan (datar/dua dimensi, ruang/tiga dimensi).
  4. Warna: Dihasilkan oleh cahaya, ada primer (merah, kuning, biru), sekunder (campuran primer).
  5. Tekstur: Kualitas permukaan benda (kasar, halus, licin).
  6. Gelap Terang: Perbedaan intensitas cahaya pada benda, memberi kesan volume.
  7. Ruang: Kesan kedalaman (nyata pada 3D, imajiner pada 2D). 
Prinsip-prinsip Seni Rupa (Penataan)
  1. Kesatuan/Keselarasan: Keterpaduan semua unsur.
  2. Keseimbangan: Kesamaan atau perbandingan bobot visual (simetris/asimetris).
  3. Irama/Ritme: Pengulangan atau peralihan unsur yang menciptakan gerak.
  4. Pusat Perhatian (Penekanan): Bagian yang paling menarik perhatian.
  5. Proporsi: Perbandingan ukuran antar bagian.
  6. Kontras: Perbedaan mencolok antar unsur.
  7. Komposisi: Pengaturan unsur dalam bidang gambar (pola). 
Teknik Menggambar Dasar
  • Pointilis: Menggunakan titik-titik untuk membentuk gambar, menciptakan gradasi warna dan kesan tertentu.
  • Arsir: Menggunakan garis-garis sejajar atau menyilang untuk memberi gelap terang.
  • Dusel (Doodling): Menggunakan arsiran halus dengan menggosokkan pensil (seperti bayangan).
  • Aquarel: Sapuan basah dengan cat air, transparan.
  • Siluet: Menggambar bentuk objek secara penuh warna tanpa detail. 
Penerapan dalam Menggambar
  • Siswa diajak mengamati objek di sekitar (flora, fauna, benda).
  • Menggunakan unsur dan prinsip untuk menata gambar agar menarik.
  • Menggunakan teknik yang tepat untuk menghasilkan kesan tertentu (misal: arsir untuk kesan kuat, dusel untuk kesan lembut).
  • Menghargai proses kreatif dan ekspresi diri, bukan hanya hasil akhir. 

Demikian pelajaran pada hari ini, jangan lupa diulang kembali dirumah dan jangan lupa sholat lima waktu
Wassalamuaikum wr. wb