Rabu, 29 Juli 2026

Materi ajar : Kamis, 30 Juli 2026

 Muatan Pembelajaran :

1. Bahasa Indonesia     : Sudah Besar
2. Matematika                 : Bilangan Cacah
3. Seni Rupa                    : Unsur Seni Rupa
Hari/Tanggal                : Kamis, 30 Juli 2026 
Kelas                                : 4 Ruqayah
Guru kelas : Aryanti, S. pd





Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Anak-anak tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat membaca nyaring dan memahami isi bacaan, melakukan menjumlah bilangan cacah, dan mewarnai sebuah gambar lalu mengidentifikasi unsur seni rupa pada gambar tersebut 

    1. Bahasa indonesia
Suka dan Tidak Suka

Jawablah pertanyaan berikut !
1. Dari teks fobia tersebut apa perbedaan ketakutan biasa denga fobia ?
2. Apakah di antara kalian atau orang yang kalian kenal ada yang mengidap fobia? fobia apa?
3. Apa yang harus dilakukan  jika teman atau saudara kalian mengalami serangan fobia?
4. Carilah informasi tentang fobia di buku ensiklopedia atau internet. Tuliskan jenis-jenis fobia lain yang kalian temukan dan artinya.

2 Matematika 
Menjumlah Bilangan Cacah 


1.Berapakah hasil dari 4.567 + 3.829 ?
2. . Hasil dari 7.045 + 2.955 adalah...
3. Berapakah hasil dari ?
4. Jika n = 2.341 + 4.567 + 1.092, maka nilai n adalah...
5. Jika n = 2.341 + 4.567 + 1.092, maka nilai n adalah...

Seni Rupa
                                                                   Unsur Seni Rupa



Jenis Penerapan Unsur Seni Rupa
  • Garis: Dipakai untuk membuat batas, kontur, atau pola gerak dalam lukisan.
  • Bentuk: Memberi volume atau wujud fisik pada objek agar tampak nyata.
  • Warna: Membangun suasana atau watak benda memakai pigmen primer maupun sekunder.
  • Tekstur: Menghadirkan kesan permukaan halus atau kasar saat dilihat maupun diraba.
  • Gelap Terang: Mengatur arah cahaya agar objek punya dimensi dan kedalaman. 

  • Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
    Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
    Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
    Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah

    Selasa, 28 Juli 2026

    Materi ajar : Rabu, 29 Juli 2029



    Guru Kelas     : Aryanti, S. Pd
    Hari/Tanggal : Rabu, 29 Juli 2026
    Kelas               : 4 Ruqayah
    Muatan Pembelajaran :
    1. Matematika : Bilangan Cacah
    2. Pend Pancasila : Mengenal Lingkungan Sekitar
    3. IPAS : Perubahan Energi


    Apa kabar anak sholih sholihah.........
    semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menentukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah, mengenal suku bangsa dan ragam mata pencaharian masyarakat sekitar dan mempresentasikan hasil praktikum kincir air


    1. Matematika
    Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah hingga 10.000




    Komposisi dan Dekomposisi Bilangan
    Komposisi Bilangan: 
    Proses menyusun bagian-bagian angka atau nilai tempat menjadi satu bilangan utuh. 
    Contoh: \(3.000 + 400 + 50 + 6 = 3.456\).
    Dekomposisi Bilangan: 
    Proses menguraikan atau memecah suatu bilangan utuh menjadi bagian-bagian yang lebih kecil berdasarkan nilai tempatnya (ribuan, ratusan, puluhan, satuan). 
    Contoh: \(6.789 = 6.000 + 700 + 80 + 9\)

    Pendidikan Pancasila 
    Pancasila
    Keragaman mata pencaharian masyarakat 
    sesuai kondisi daerah tempat tinggal.
        

        
       Macam-Macam Keragaman di Indonesia
       Keragaman yang kita miliki menjadi identitas bangsa. 
       Bentuk keragaman tersebut meliputi:
       1. Suku Bangsa: Terdapat ratusan suku di Indonesia, seperti Suku Jawa,     Suku Batak, Suku Bugis, dan Suku Asmat.
       
       2. Agama: Indonesia mengakui 6 agama resmi, yaitu Islam, Kristen,         Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

       3. Bahasa Daerah: Setiap suku biasanya memiliki bahasa daerahnya masing-masing, seperti Bahasa Sunda, Bahasa Minangkabau, dan Bahasa Bugis.

        4. Budaya dan Adat Istiadat: Meliputi pakaian tradisional, rumah adat, tarian daerah, alat musik, hingga makanan khas daerah. 




    Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
    Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
    Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
    Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah 

    Senin, 27 Juli 2026

    Materi ajar : Rabu, 28 Juli 2026

    Kelas               : Aryanti, S. Pd
    Hari/Tanggal : Selasa, 28 Juli 2026
    Kelas               : 4 (Ruqayyah) 
    Muatan Pembelajaran :
    1. IPAS : Perubahan Energi
    2. Bahasa Indonesia : Tumbuh Besar
    3. Pancasila : Mengenal Lingkungan Sekitar


    Apa kabar anak sholih sholihah.........
    semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Anak sholih sholihah, tujuan pembelajaran hari ini dapat membuat proyek sederhana perubahan energi berupa kincir air sederhana, dapat membuat kalimat transitif dan intransitif, mengidentifikasi keragaman suku bangsa dan mata pencaharian sesuai kondisi daerahnya


    1. IPAS
    Perubahan bentuk energi di lingkungan sekitar


    Membuat Kincir Air


     
          
        Cara membuat kincir air sederhana dari botol dan sendok plastik membutuhkan alat dan bahan utama yaitu botol plastik bekas, sendok plastik, dan lem tembak.
    Alat dan Bahan
    • Botol plastik bekas dan tutupnya
    • tutup botol plastik secukupnya
    • stik es krim 
    • Lem tembak
    • Gunting atau cutter
    Langkah Pembuatan
    • Lubangi bagian tengah tutup botol plastik.
    • Potong gagang sendok plastik lalu tempelkan daun sendok mengelilingi tutup botol menggunakan lem tembak sebagai baling-baling kincir.
    • Masukkan sumpit yang dilapisi sedotan ke lubang tutup botol sebagai poros.
    • Buat penyangga dari sisa botol atau kardus, lalu pasang poros kincir di atasnya agar dapat berputar bebas saat terkena aliran air.
          
      Bahasa Indonesia
            Kalimat Transitif dan Intransitif


     
        Latihan
        Tentukan apakah kalimat-kalimat berikut termasuk kalimat transitif (T) atau kalimat intransitif (I):
        1. Ibu memasak nasi di dapur.
        2. Adik tidur di kamar.
        3. Ayah membaca koran setiap pagi.
        4. Kucing itu berlari dengan cepat.
        5. Kakak meminum susu cokelat.

    Pancasila
    Keragaman mata pencaharian masyarakat 
    sesuai kondisi daerah tempat tinggal.
        

        
       Macam-Macam Keragaman di Indonesia
       Keragaman yang kita miliki menjadi identitas bangsa. 
       Bentuk keragaman tersebut meliputi:
       1. Suku Bangsa: Terdapat ratusan suku di Indonesia, seperti Suku Jawa,     Suku Batak, Suku Bugis, dan Suku Asmat.
       
       2. Agama: Indonesia mengakui 6 agama resmi, yaitu Islam, Kristen,         Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

       3. Bahasa Daerah: Setiap suku biasanya memiliki bahasa daerahnya masing-masing, seperti Bahasa Sunda, Bahasa Minangkabau, dan Bahasa Bugis.

        4. Budaya dan Adat Istiadat: Meliputi pakaian tradisional, rumah adat, tarian daerah, alat musik, hingga makanan khas daerah. 




    Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
    Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
    Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
    Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah  



    Minggu, 26 Juli 2026

    Materi Ajar : Senin, 27 Juli 2026

    Guru Kelas      : Aryanti, S. Pd
    Hari/Tanggal   : Senin, 27 Juli 2026
    Kelas               : 4 Ruqayyah
    Muatan Pembelajaran :
    1. Matematika          : Bilangan Cacah Hingga 10000
    2. Bahasa Indonesia : Tumbuh Besar
    3. Seni Rupa            : Unsur Seni Rupa


    Apa kabar anak sholih sholihah.........
    semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Anak-anak tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat mengurutkan bilangan cacah hingga 10.000, kalimat transitif dan intransitif dan Mengenal Unsur-Unsur Rupa pada Lingkungan Sosial dan Fisik.

    1. Matematika
    Mengurutkan Bilangan Cacah
     

       
        Langkah-Langkah Mengurutkan Bilangan
    • Bandingkan nilai ribuan terlebih dahulu pada setiap bilangan. Angka dengan nilai ribuan yang lebih kecil ditaruh di depan jika diurutkan dari yang terkecil.
    • Jika angka ribuan sama, lanjutkan dengan membandingkan angka pada nilai tempat ratusan.
    • Jika ratusan sama, bandingkan angka pada nilai tempat puluhan.
    • Jika puluhan sama, bandingkan angka pada nilai tempat satuan yang paling akhir. 

    • 2. Bahasa indonesia
         Kalimat transitif dan Intransitif



          Contoh Kalimat Transitif
      1. Ibu (S) menyiapkan (P) makan malam (O) di dapur.
      2. Selly (S) membeli (P) buku fiksi (O) tadi siang.
      3. Ayah (S) mencuci (P) mobil (O) tadi pagi.
      4. Mereka (S) membaca (P) novel (O) di perpustakaan.
      5. Polisi (S) menangkap (P) pencuri (O)                                                                                   . Contoh Kalimat Intransitif
      1. Anak-anak (S) bermain (P) di taman.
      2. Dia (S) menangis (P) setiap pagi.
      3. Kucing (S) berlari (P) dengan cepat.
      4. Matahari (S) terbenam (P) di ufuk barat.
      5. Ibu (S) tertawa (P) bahagia.


    •         3. Seni Rupa
      Mengenal Unsur Seni Rupa

            Unsur-unsur seni rupa adalah bagian dasar yang menyusun sebuah karya seni, yang meliputi titik, garis, dan warna. Unsur-unsur ini digabungkan untuk menciptakan hasil karya yang indah dan bisa dilihat oleh mata.


      Daftar Unsur Seni Rupa
    • Titik: Bagian paling kecil dan pusat dari segala bentuk.
    • Garis: Hasil gabungan titik yang memanjang dan punya arah.
    • Bidang: Sisi datar dari gabungan garis yang bersifat dua dimensi.
    • Bentuk: Objek isi atau volume yang punya panjang, lebar, dan tinggi.
    • Ruang: Kesan luas, kedalaman, atau rongga pada sebuah karya.
    • Warna: Kesan dari pantulan cahaya pada benda yang membuat karya tampak hidup.
    • Tekstur: Sifat atau keadaan permukaan suatu benda saat diraba.
    • Gelap Terang: Tingkat pencahayaan warna untuk memberi kesan volume atau kedalaman.

    • Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
      Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
      Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita

      Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah  

    Kamis, 23 Juli 2026

    Materi Ajar : Jumat, 24 Juli 2026

    Guru Kelas     : Aryanti, S. Pd
    Muatan Pembelajaran :
    1. IPAS           : Perubahan Energi
    Hari/Tanggal : Jumat, 24 Juli 2026
    Kelas             : 4 Ruqayah


    Apa kabar anak sholih sholihah.........
    semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Anak-anak tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat membuat kalimat transitif dan kalimat intransitif, membandingkan bilangan cacah hingga 10.000, dan nilai tempat, membandingkan bilangan cacah hingga 10.000, Mengenal Unsur-Unsur Seni Rupa pada Lingkungan Sosial dan Fisik.


    1. IPAS



    Perubahan bentuk energi (transformasi energi) adalah proses pengubahan energi dari satu bentuk ke bentuk lain. Sesuai Hukum Kekekalan Energi, energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. 
    Berikut adalah bentuk perubahan energi yang paling umum dalam kehidupan sehari-hari:
    • Listrik → Gerak: Terjadi pada peralatan seperti kipas angin, blender, dan mesin cuci.
    • Listrik → Panas: Digunakan pada setrika, oven, dan kompor listrik.
    • Kimia → Gerak: Makanan yang dicerna tubuh manusia dan hewan untuk beraktivitas.
    • Cahaya → Listrik: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang memanfaatkan panel surya untuk menyerap sinar matahari.
    • Gerak → Bunyi: Suara yang dihasilkan saat Anda bertepuk tangan.

      KESIMPULAN
      Alhamduillah dari 21 siswa/siswi di kelas untuk mata pelajaran IPAS pada materi perubahan bentuk energi semuanya sudah tuntas dan memahami materi yang di ajarkan.