Senin, 17 Agustus 2026

Materi Ajar : Selasa, 18 Agustus 2026

Identitas

Nama Guru : Aryanti, S.Pd
Hari / Tanggal : Selasa, 18 Agustus 2026
Fase / Kelas    : B / 4 Ruqayah
Mata Pelajaran :

IPAS, Bahasa Indonesia, Pancasila
Materi :
Ketergantungan Makhluk Hidup pada Tumbuhan.
Menulis surat pribadi
Mengenal perangkat desa dan kelurahan
Pertemuan Ke : 11
Alokasi Waktu : 6 x 35 menit

Bismillahirrahmanirrohim,

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak sholeh-sholehah, apa kabarnya hari ini? Semoga hari ini menyenangkan dan senantiasa ditambahkan ilmu yang bermanfaat. Sudahkah kalian melaksanakan sholat Subuh hari ini? Jangan sampai lupa, ya, karena sholat adalah kewajiban setiap muslim. Allah sangat menyayangi kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq yang telah menciptakan tumbuh-tumbuhan untuk kita, dan Allah Maha Malik yang memelihara kita dalam sebaik-baik keadaan.

Coba perhatikan sekeliling kalian. Nasi yang kita makan, buah-buahan yang segar, udara yang kita hirup setiap hari, bahkan kayu untuk meja dan kursi kita — semuanya berasal dari tumbuhan. Hari ini kita akan belajar bagaimana tumbuhan menjadi sumber kehidupan bagi manusia dan hewan.
QS. An-Nahl (16) Ayat 10-11

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً ۖ لَكُمْ مِنْهُ شَرَابٌ وَمِنْهُ شَجَرٌ فِيهِ تُسِيمُونَ

Huwallażī anzala minas-samā'i mā'al lakum min-hu syarābuw wa min-hu syajarun fīhi tusīmụn

Artinya: “Dialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan, yang padanya kamu menggembalakan ternakmu.”

Kaitan dengan materi: melalui ayat ini, Allah SWT menjelaskan bahwa air hujan yang diturunkan-Nya menumbuhkan berbagai tumbuhan yang menjadi sumber makanan, minuman, dan kehidupan bagi manusia serta hewan ternak. Ayat ini mengingatkan kita untuk berpikir (tafakkur) dan bersyukur atas nikmat tumbuhan sebagai penopang kehidupan di bumi.
Capaian Pembelajaran (CP)

IPAS: Peserta didik memahami proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari

Bahasa Indonesia: Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.

Pancasila : Mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal (RT, RW, desa atau kelurahan, dan kecamatan) sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Tujuan Pembelajaran (TP)

1. Peserta didik mampu memprediksi dampak yang terjadi apabila tumbuhan di lingkungan sekitar berkurang atau punah.

2. Mengenal jenis-jenis surat

3. Mengidentifikasi struktur surat

4. Menulis surat pribadi sederhana

5. Menjelaskan pengertian desa dan kelurahan sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

6. Peserta didik mampu mensyukuri nikmat Allah SWT berupa tumbuhan sebagai sumber kehidupan melalui sikap menjaga lingkungan.Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik mampu:
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Kriteria pembelajaran / indikator ketercapaian:

• Peserta didik dapat menyebutkan minimal 3 manfaat tumbuhan bagi makhluk hidup (manusia dan hewan).

• Peserta didik dapat menghubungkan peran tumbuhan sebagai produsen dalam rantai makanan.

• Peserta didik dapat membuat kesimpulan sebab-akibat antara keberadaan tumbuhan dan kelangsungan hidup makhluk lain melalui diskusi kelompok.
Mengenal jenis-jenis surat (surat pribadi dan surat resmi) dalam kehidupan sehari-hari
Mengidentifikasi bagian-bagian/struktur surat pribadi dan surat resmi
Menulis surat pribadi sederhana sesuai struktur dan bahasa yang santun
Mengamati gambar/tayangan kantor desa/kelurahan dan bertanya jawab tentang pengalaman peserta didik
Menggali informasi tentang perangkat desa dan kelurahan melalui diskusi kelompok

Model / Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) , Model Pembelajaran: Discovery Learning, latihan terbimbing menulis, penugasan individu, dan presentasi/pembacaan hasil karya.

Metode Pembelajaran: ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, pengamatan gambar/video, dan penugasan

Materi IPAS

Tumbuhan sebagai Sumber Kehidupan

• Sumber makanan: buah, sayur, biji-bijian, dan umbi menjadi makanan pokok manusia dan hewan.

• Sumber oksigen: tumbuhan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernapas.

• Sumber obat-obatan: banyak tumbuhan seperti jahe, kunyit, dan daun jambu biji dimanfaatkan sebagai obat herbal.

• Tempat tinggal dan perlindungan: pohon menjadi habitat bagi burung, serangga, dan hewan lainnya.

• Bahan sandang dan papan: kapas untuk pakaian, kayu untuk rumah dan perabot.

• Menjaga keseimbangan lingkungan: akar tumbuhan menahan tanah dari erosi dan longsor, serta membantu menyimpan cadangan air.

b. Proses Fotosintesis (Perubahan Energi Cahaya Matahari menjadi Energi Kimia)

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanannya sendiri dengan bantuan cahaya matahari. Daun tumbuhan memiliki zat hijau daun (klorofil) yang berfungsi menangkap energi cahaya matahari.

1. Akar menyerap air dan mineral dari dalam tanah.

2. Daun menyerap gas karbon dioksida (CO2) dari udara melalui stomata.

3. Klorofil pada daun menangkap energi cahaya matahari.

4. Air, karbon dioksida, dan cahaya matahari diolah menjadi makanan (glukosa) dan oksigen (O2).

5. Oksigen dilepaskan ke udara dan dimanfaatkan makhluk hidup lain untuk bernapas.

Dengan proses inilah energi cahaya matahari (energi cahaya) diubah tumbuhan menjadi energi kimia yang tersimpan dalam bentuk makanan.

c. Tumbuhan sebagai Produsen dalam Rantai Makanan

Karena mampu membuat makanannya sendiri, tumbuhan disebut produsen. Contoh rantai makanan sederhana: padi (produsen) → tikus (konsumen 1) → ular (konsumen 2) → elang (konsumen 3). Jika jumlah tumbuhan berkurang, seluruh makhluk hidup dalam rantai makanan tersebut akan terpengaruh.

2. Materi Bahasa Indonesia

Pengertian Surat
Surat adalah sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan pesan, informasi, kabar, atau perasaan dari pengirim kepada penerima
Bagian-Bagian Surat Pribadi
Karena untuk anak kelas 4 fokusnya adalah surat pribadi, berikut adalah bagian-bagian yang harus ada:
  1. Tempat dan Tanggal Surat: Menunjukkan di mana dan kapan surat itu ditulis (biasanya ditulis di pojok kanan atas).
    • Contoh: Bandar Lampung, 18 Agustus 2026.
  2. Salam Pembuka: Sapaan akrab di awal surat.
    • Contoh: Halo, Sahabatku Rani! atau Assalamu’alaikum.
  3. Isi Surat: Bagian utama yang berisi pesan atau informasi. Terdiri dari:
    • Paragraf Pembuka: Menanyakan kabar atau menyapa penerima.
    • Inti Pesan: Menceritakan pengalaman pribadi, hobi, makanan kesukaan, atau hal yang ingin disampaikan.
    • Paragraf Penutup: Harapan atau salam penutup sementara.
  4. Salam Akhir: Ungkapan penutup yang hangat.
    • Contoh: Salam manis dariku, Sampai jumpa
  5. Nama Pengirim dan Tanda Tangan: Nama orang yang menulis surat (di pojok kanan bawah)



3. Materi Pendidikan Pancasila

1. Pengertian Desa dan Kelurahan

Desa dan kelurahan adalah wilayah pemerintahan terkecil di Indonesia yang berada di bawah kecamatan. Keduanya merupakan bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Desa umumnya berada di wilayah pedesaan, sedangkan kelurahan umumnya berada di wilayah perkotaan.

2. Perangkat Desa

● Kepala Desa — pemimpin tertinggi di desa, dipilih langsung oleh masyarakat melalui Pilkades.

● Sekretaris Desa — membantu Kepala Desa dalam urusan administrasi dan surat-menyurat.

● Kepala Urusan (Kaur) — membantu di bidang keuangan, umum, dan perencanaan.

● Kepala Seksi (Kasi) — membantu di bidang pemerintahan, kesejahteraan, dan pelayanan.

● Kepala Dusun (Kadus) — memimpin wilayah dusun, bagian dari desa.

● Badan Permusyawaratan Desa (BPD) — mewakili aspirasi masyarakat dan bermusyawarah bersama Kepala Desa.

● Ketua RW dan Ketua RT — membantu pelayanan warga di tingkat rukun warga dan rukun tetangga.

3. Perangkat Kelurahan

● Lurah — pemimpin kelurahan yang ditunjuk oleh pemerintah, berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

● Sekretaris Kelurahan — membantu Lurah dalam urusan administrasi kelurahan.

● Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan — mengurus bidang pemerintahan dan kependudukan.

● Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat — mengurus bidang sosial dan kesejahteraan warga.

● Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Umum — mengurus pelayanan administrasi bagi warga.



● Ketua RW dan Ketua RT — membantu pelayanan warga di tingkat rukun warga dan rukun tetangga.



3. Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Perhatikan pernyataan berikut: tumbuhan menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen. Jika seluruh tumbuhan di bumi tiba-tiba mati, apa yang paling mungkin terjadi terhadap makhluk hidup lainnya?

a. Semua hewan akan berkembang biak lebih cepat

b. Kadar oksigen berkurang dan rantai makanan terputus

c. Cuaca akan menjadi lebih dingin

d. Manusia akan hidup lebih lama

2. Andi menanam biji kacang hijau di dalam kotak tertutup tanpa celah cahaya. Setelah beberapa hari, tanaman itu tumbuh kurus, pucat, dan akhirnya layu. Apa penyebab paling tepat kondisi tersebut?

a. Tanaman kekurangan air

b. Tanaman tidak mendapat cahaya matahari untuk fotosintesis

c. Tanaman kelebihan pupuk

d. Media tanam terlalu padat


3. Dalam rantai makanan: padi → tikus → ular → elang. Jika populasi padi berkurang drastis karena kekeringan, apa dampak yang paling mungkin terjadi?

a. Populasi elang akan meningkat pesat

b. Populasi tikus ikut menurun karena kekurangan makanan

c. Populasi ular akan bertambah banyak

d. Tidak ada dampak apa pun


4. Seorang petani menebang seluruh pohon di lereng bukit untuk membuka lahan. Beberapa bulan kemudian, saat hujan deras, terjadi tanah longsor. Mengapa hal ini bisa terjadi?

a. Akar pohon yang hilang tidak lagi menahan tanah dari erosi

b. Pohon menyerap terlalu banyak air hujan

c. Tanah menjadi lebih subur tanpa pohon

d. Hujan deras tidak ada hubungannya dengan pohon


5. Manakah pasangan yang paling tepat menunjukkan manfaat tumbuhan bagi manusia?

a. Kayu jati untuk furnitur dan daun jambu biji untuk obat diare

b. Batu untuk bahan bakar dan plastik untuk obat

c. Besi untuk makanan dan air untuk pakaian

d. Semua benar

Soal Bahasa Indonesia
Surat pribadi adalah surat yang dikirimkan kepada orang lain yang bersifat ....
Bahasa yang digunakan dalam surat pribadi biasanya bersifat santai dan tidak ....
Bagian awal pada surat pribadi biasanya diawali dengan penulisan tempat dan ....
Contoh kata salam pembuka yang sering digunakan dalam surat pribadi kepada teman sebaya adalah ....
Bagian yang berisi inti atau pesan yang ingin disampaikan kepada penerima disebut ....
Surat pribadi tidak menggunakan kepala surat atau biasa disebut ....
Nama dan tanda tangan pengirim surat terletak di bagian .... surat.
Contoh salam penutup yang ramah dalam surat pribadi adalah ....
Kepada siapa biasanya kita menulis surat pribadi? (Sebutkan salah satu contohnya) ....
Agar sopan, meskipun bahasanya tidak formal, bahasa yang digunakan dalam surat pribadi harus tetap ...

Soal Pancasila
Soal Pilihan Ganda
1. Pemimpin tertinggi di sebuah desa adalah...
A. Camat
B. Lurah
C. Kepala Desa
D. Bupati

2. Perangkat desa yang membantu Kepala Desa dalam bidang administrasi dan surat-menyurat adalah...
A. Kepala Dusun
B. Sekretaris Desa
C. Ketua RT
D. Petugas Keamanan

3. Wilayah bagian dari desa yang dipimpin oleh seorang Kepala Dusun disebut...
A. Kecamatan
B. Kota
C. Dusun
D. Provinsi

4. Lembaga yang bekerja sama dengan Kepala Desa untuk membuat peraturan desa disebut...
A. BPD (Badan Permusyawaratan Desa)
B. MPR
C. DPR
D. Mahkamah Konstitusi

5. Tempat atau kantor yang digunakan oleh Kepala Desa untuk melayani warga desa disebut...
A. Istana Desa
B. Balai Desa
C. Gedung Serbaguna
D. Posyandu

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah

Kamis, 13 Agustus 2026

Materi ajar : Jumat, 14 Agustus 2026

IDENTITAS

Nama Guru : Aryanti, S. Pd

Hari / Tanggal : Jumat, 14 Agustus 2026

Fase / Kelas : B / 4 Ruqayah

Mata Pelajaran : IPAS

Materi : Fotosintesis dan Perubahan Bentuk Energi pada Tumbuhan

Pertemuan Ke- : 15

Apersepsi :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih sholihah ? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu.

Sudahkah anak-anak sarapan pagi ini? Coba perhatikan, makanan yang kita makan sebagian besar berasal dari tumbuhan, bukan? Nasi dari padi, sayur dari daun, buah dari pohon. Pernahkah kalian bertanya, dari mana tumbuhan mendapatkan makanannya sendiri?

Allah Ta'ala adalah Al-Khaliq, Yang Maha Menciptakan tumbuhan dengan begitu istimewa — daunnya diciptakan mampu "memasak" makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari, air, dan udara. Allah juga Al-Malik, Yang Maha Memelihara, karena Dia mengatur proses ini berjalan setiap hari tanpa henti di seluruh daun di bumi. Dan yang paling istimewa, Allah adalah Ar-Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki — sebab dari proses fotosintesis inilah tumbuhan menghasilkan makanan dan oksigen yang menjadi rezeki bagi manusia dan hewan.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surah 'Abasa ayat 24-32,

فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ ﴿٢٤﴾ أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا ﴿٢٥﴾ ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا ﴿٢٦﴾ فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا ﴿٢٧﴾ وَعِنَبًا وَقَضْبًا ﴿٢٨﴾ وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا ﴿٢٩﴾ وَحَدَائِقَ غُلْبًا ﴿٣٠﴾ وَفَاكِهَةً وَأَبَّا ﴿٣١﴾ مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ ﴿٣٢﴾

yang isinya mengingatkan manusia untuk memperhatikan makanannya, bagaimana Allah menurunkan air hujan, menumbuhkan biji-bijian, anggur, sayur-sayuran, zaitun, kurma, dan buah-buahan sebagai bekal kehidupan bagi manusia dan hewan ternak. Ayat ini mengajak kita merenungi bahwa seluruh rantai makanan yang kita nikmati bermula dari tumbuhan — dan tumbuhan sendiri "makan" melalui proses yang hari ini akan kita pelajari, yaitu fotosintesis.

Nah, hari ini kita akan belajar bagaimana tumbuhan mengubah energi matahari menjadi energi makanan, dan mengapa proses ini sangat penting bagi kehidupan manusia.

Capaian Pembelajaran (CP) :

Peserta didik menjelaskan sumber dan bentuk energi, serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari;

Tujuan Pembelajaran (TP) :

- Melalui pengamatan gambar dan video, murid mampu menjelaskan proses fotosintesis sebagai perubahan energi cahaya menjadi energi kimia (makanan) pada tumbuhan dengan tepat.

- Melalui diskusi kelompok, muridm mampu mengidentifikasi bahan-bahan yang dibutuhkan tumbuhan untuk berfotosintesis (air, karbon dioksida, cahaya matahari) beserta hasilnya (oksigen dan makanan). (Meaningful)

Melalui perenungan terhadap kebesaran Allah dalam menciptakan proses fotosintesis, murid mampu menunjukkan sikap bersyukur dan peduli terhadap tumbuhan di sekitarnya. (Mindful)

Melalui permainan simulasi "Rantai Energi", murid mampu menunjukkan antusiasme dan semangat dalam memahami mengapa manusia memerlukan tumbuhan. (Joyful)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Murid mengamati gambar/video daun dan tumbuhan hijau, lalu ditanya: "Menurut kalian, apakah tumbuhan juga makan? Dari mana makanannya?"

Guru menjelaskan konsep fotosintesis secara sederhana: tumbuhan mengambil air dari tanah dan karbon dioksida dari udara, lalu dengan bantuan cahaya matahari dan zat hijau daun (klorofil), keduanya diubah menjadi makanan (glukosa) dan oksigen.

Murid diajak menuliskan/menggambar skema sederhana proses fotosintesis: Matahari + Air + Karbon Dioksida → Makanan (energi) + Oksigen.

Murid berdiskusi kelompok menjawab pertanyaan: "Apa yang akan terjadi pada manusia dan hewan jika tidak ada tumbuhan di bumi?" — mengaitkan hasil fotosintesis (oksigen dan makanan) dengan kebutuhan hidup manusia.

Permainan "Rantai Energi": murid berperan sebagai matahari, tumbuhan, dan manusia/hewan, saling menyambungkan tali/kartu untuk menunjukkan aliran energi dari matahari → tumbuhan → makhluk hidup lain.

Murid mengerjakan latihan soal untuk menguatkan pemahaman.

Model / Metode :Discovery Learning, Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, Simulasi/Permainan,

PenugasanMateri Ajar


Fotosintesis

Fotosintesis adalah proses tumbuhan hijau membuat makanannya sendiri. Tumbuhan menyerap air (H2O) melalui akar dan karbon dioksida (CO2) dari udara melalui daun. Dengan bantuan cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil (zat hijau daun), air dan karbon dioksida diubah menjadi glukosa (makanan/energi kimia) dan oksigen (O2) yang dilepaskan ke udara.

Di sinilah terjadi perubahan bentuk energi: energi cahaya matahari (energi cahaya) diubah menjadi energi kimia yang tersimpan dalam makanan tumbuhan. Energi ini kemudian mengalir ketika manusia atau hewan memakan tumbuhan tersebut, sehingga menjadi energi gerak dan energi panas dalam tubuh kita.


Asesmen


Kesimpulan materi: 

Fotosintesis adalah proses tumbuhan mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia (makanan), dengan bahan air dan karbon dioksida, menghasilkan makanan dan oksigen yang sangat dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup.


              Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.

Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah  

Rabu, 12 Agustus 2026

Materi Ajar : Kamis, 13 Agustus 2026

Nama Guru   : Aryanti, S. Pd
Hari/Tanggal : Kamis, 13 Agustus 2026
Fase/ Kelas    : B / 4 Ruqayah
Hari/Tanggal : Kamis, 13 Agustus 2026
Materi            : mencari makna kata dalam kamus
Pertemuan ke- : 7 (2 JP)

Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim. Apa kabar anak sholih dan sholihah Kelas 4 yang hebat? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua selalu dalam keadaan sehat walafiyah, penuh kebahagiaan, dan senantiasa semangat menuntut ilmu! ✨

Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim yang taat.

. shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. karena Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia. shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. karena Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia
Allah Al-Khaliq tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi Allah juga telah mengajarkan nama-nama kepada Nabi Adam A.S.

وَعَلَّمَ اٰدَمَ الْاَسْمَاۤءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلٰۤىِٕكَةِ فَقَالَ اَنْۢبِــُٔوْنِيْ بِاَسْمَاۤءِ هٰٓؤُلَاۤءِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ

Kata-kata yang diajarkan kepada Nabi Adam tersebut kini telah berkembang menjadi berbagai bahasa di dunia. Jika kita tidak memahami maknanya kita bisa mencarinya di kamus baik kamus manual maupun kamus digital untuk mencari makna katanyaJika kita tidak memahami maknanya kita bisa mencarinya di kamus baik kamus manual maupun kamus digital untuk mencari makna katanya

1. Bahasa Indonesia
CP Bahasa Indonesia
Elemen : Menulis
Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.

Tujuan Pembelajaran
mampu menggunakan kosakata baru dengan makna denotatif dalam kalimat dan memahami cara mencari kata di dalam kamus.
ATP
- Melalui membaca teks bacaan " Gak Muat Lagi" murid mencari kata-kata yang dianggap sulit
- Mengamati kata tersebut, lalu mencrmati kira-kira apa asal kata maknanya.
- guru menjelaskan cara mencari kata dalam kamus;
- murid mencari makna dari kata yang sudah ditemukan dalam teks, lalu mencari maknanya dalam kamus

Metode : Discovery learning, tanya jawab, games, penugasan

Materi Ajar
Mencari Makna Kata Baru dalam Kamus
Mencari makna kata baru di dalam kamus manual (cetak) dilakukan berdasarkan urutan alfabet dari huruf pertama hingga akhir. Kamu harus mencari kata dasarnya terlebih dahulu jika kata tersebut memiliki imbuhan, lalu menelusuri halaman demi halaman berpandukan panduan abjad di bagian atas kamus



    

     Asesmen
     Carilah makna kata berikut!
      1. Panik
      2. Berkonsultasi 
      3. Psikolog
      4. Terapi
      5. mengoleksi
  

2. Matematika
Materi Pokok                    :  Menyelesaikan masalah Pejumlahan dan Pengurangan Bilangan cacah 
                                                       sampai 10.000
Alokasi Waktu                            : 2  JP /70 menit
Model /Metode pembelajaran    :  Problem solving, , Drill, Games, Penugasan
CP MATEMATIKA

Elemen : Bilangan

Memiliki pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000; membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan; menentukan dan menggunakan nilai tempat; melakukan komposisi dan dekomposisi  bilangan cacah sampai 10.000.melakukan dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000; melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol; mengenal kelipatan dan faktor. Murid mampu melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antar pecahan dengan penyebut yang sama; mengenal dan mampu menerapkan pecahan senilai, memiliki intuisi pecahan dan desimal, serta mampu menentukan pecahan sebagai desimal dan persen.

TP Matematika
 melakukan komposisi dan dekomposisi  bilangan cacah sampai 10.000.melakukan dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 10.000.

ATP
- Melalui diskusi kelompok murid memecahkan masalah terkait penjumlahan dan 
  pengurangan
- Guru menjelaskan  cara menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan penggurangan
- Murid mewakili kelompoknya adu cepat menyelesaikan  soal cerita di papan tulis
-    

    
     2. Mapel Matematika
                    Menyelesaikan masalah
                    penjumlahan  dan pengurangan 

       Langkah-langkah mudah menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan:
  1. - Pahami Soal: Baca cerita secara perlahan dan temukan apa yang ditanyakan.
  2. - Buat Kalimat Matematika: Ubah cerita ke dalam bentuk angka dan simbol (+ atau -).
  3. - Hitung dengan Teliti: Gunakan metode bersusun ke bawah dengan meluruskan nilai
  4.   empatnya (satuan, puluhan, ratusan, ribuan). 
       Contoh Soal 1 (Penjumlahan)
         Pak Budi memanen (1.250) buah mangga pada panen pertama. Pada panen kedua, ia            memanen (1.450) buah mangga. Berapa jumlah seluruh mangga yang dipanen Pak Budi?
  • Kalimat Matematika: (1.250 + 1.450 = )
  • Penyelesaian:
    1.250
    1.450
    ........... +
    2.700
  • Jadi, jumlah seluruh mangga Pak Budi adalah 2.700 buah.
       Contoh Soal 2 (Pengurangan)
         Sebuah toko buku memiliki persediaan 2.150 buku. Hari ini terjual 1.150 buku. Berapa              sisa buku di toko tersebut?
  • Kalimat Matematika: 2.150 - 1.150 = ....
  • Penyelesaian:
    2.150
    1.150
    .......... -
    1.000
    Jadi, sisa buku di toko tersebut adalah 1.000 buah.


     Kerjakan soal cerita berikut! 
      a. Seorang petani kelapa sawit mempunyai beberapa kebun. Kebun A menghasilkan 328 buah, kebun B 
           menghasilkan 579 buah. Berapakah jumlah kelapa sawit yang dihasilkan dari kebun A dan kebun B? 
      b. Pak Rahmad memiliki 117 ikan lele, Pak Sudi memiliki 105 ikan lele dan Pak Jaya memiliki 242 
          ikan lele. Semua ikan lele dipanen dari kolam dan kemudian akan dijual ke pasar. Berapa      
          keseluruhan ikan lele yang akan dijual ke pasar?
      c. SD Al Azhar mengirimkan 121 siswa mengikuti lomba matematika, 29 siswa mengikuti lomba  
          bahasa inggris dan 98 siswa mengikuti lomba sains. Berapa keseluruhan siswa SD Al Azhar yang 
          mengikuti lomba? 
      d. Kebun mangga Pak Joyo mengalami gagal panen. Hasil panen kali ini diperoleh 765 buah sedangkan 
          buah yang busuk 179 buah. Berapa banyak mangga yang tersisa?
      e. Pada kegiatan Upacara Bendera Hari Kemerdekaan RI, SD Harapan mengirimkan 128 siswa untuk 
          mengikuti upacara di alun-alun kota. Terdapat 79 siswa diantaranya adalah siswa laki-laki, berapakah 
          siswa perempuan yang mengikuti upacara di alun-alun kota?

   

3. Seni Rupa
Materi Pokok                    : Daur Ulang : Kerajinan dari plastik  bekas
Alokasi Waktu                            : 2  JP /70 menit
Model /Metode pembelajaran    :  PJBL, tanya jawab
CP 
Elemen        :  Mengalami 
Peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.  Peserta didik mampu menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman dua atau lebih unsur rupa dan satu prinsip desain. 

TP
Merancang seni kriya berdasarkan bahan sampah plastik yang telah dimilikinya

ATP 
Peserta didik dapat Merancang seni kriya berdasarkan bahan sampah plastik yang telah dimilikinya

     3. Seni Rupa
             Merancang seni kriya dari sampah plastik melibatkan proses kreatif mengubah limbah menjadi barang bernilai estetika dan guna. Pembuatan karya ini membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk merancang seni kriya berdasarkan jenis sampah plastik yang Anda miliki:
         1. Kategori dan Ide Kerajinan
Sesuaikan rancangan Anda dengan bentuk dan karakteristik bahan plastik yang tersedia:
  • Botol Plastik Bekas: Cocok dijadikan tempat pensil, pot tanaman gantung, celengan, atau lampu hias.
  • Kemasan Sachet (Kopi/Deterjen): Dapat dibersihkan, dipotong, dan dianyam menjadi tikar, tas, atau dompet koin.
  • Plastik Kresek (Kantong Belanja): Digunting tipis menjadi "benang rajut" dan dirajut menjadi tas atau tatakan gelas.
  • Tutup Botol: Sangat baik disusun sebagai mozaik, gantungan kunci, atau hiasan bingkai cermin.
2. Langkah-Langkah Perancangan
Gunakan prinsip dasar seni rupa dan kriya dalam pengerjaan:
  • Persiapan: Kumpulkan sampah plastik, cuci hingga bersih dengan air sabun, dan keringkan.
  • Tahap Desain (Sketsa): Buat rancangan bentuk produk akhir di atas kertas. Tentukan fungsi benda tersebut dan perkiraan ukurannya.
  • Pola dan Pemotongan: Gambar pola pada plastik sesuai sketsa, lalu potong menggunakan alat yang tepat seperti gunting atau cutter.
  • Teknik Pembentukan: Rangkai potongan plastik menggunakan teknik menjahit, menganyam, atau merekatkan menggunakan lem tembak.
  • Finishing (Sentuhan Akhir): Berikan dekorasi tambahan seperti cat akrilik, manik-manik, atau pita untuk menutupi potongan yang kasar dan menambah nilai seni.

              Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomh tadarrus dan murojaah surah-surah pendek 
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Mari kita tutup kegiatan belajar hari ini dengan membaca hamdalah